Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Meski Kecewa, Partai Demokrat Tetap Mendukung Kabient SBY
Jum'at, 29 Oktober 2004 | 13:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Subur Budi Santoso meminta kader Partai Demokrat untuk tidak kecewa terhadap hasil penyusunan kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Awalnya, kita juga merasa kecewa dengan hasil itu, tapi jangan berlarut-larut. Sehingga menghancurkan perjuangan partai," kata Subur Budi Santoso di Kantor DPP Partai Demokrat Jalan Pemuda Jakarta Timur, Jumat siang (29/10). Oleh karena itu, Partai Demokrat mendukung sepenuhnya kebijakan Presiden dan Wakil Presiden dalam menyusun kabinet Indonesia Bersatu.

Partai yang mengusung pasangan Yudhoyono-Kalla menjadi calon presiden hanya mendapat jatah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufiq Effendi, dan Jero Watjik sebagai Menteri Seni Budaya dan Pariwisata. Partai Demokrat dalam penyusunan kabinet mengajukan sembilan nama untuk duduk dalam pemerintahan SBY. Ketua umum Subur Budi Santoso termasuk salah satu calon menteri yang diusulkan DPP Partai Demokrat.

"Kami ingin mengubah paradigma lama. Selama ini, ketua umum menjadi anggota legislatif. Kemudian dicalonkan menjadi menteri. Setelah itu dicalonkan menjadi presiden," ujarnya. Menurut Subur, berdirinya Partai Demokrat pada awalnya untuk kendaraan politik SBY.

Menurut Subur, dirinya akan tetap duduk dalam kepengurusan partai. "Karena partai ini baru. Untuk itu diperlukan orang untuk mengurusnya, jadi kalau ke kabinet semua siapa yang ngurus," ujar Subur.

Selain itu, lanjut Subur, penyusunan kabinet menjadi hak prerogatif presiden terpilih. Partainya cukup puas bisa mengantar SBY menjadi presiden. "Kami menyadari partai kami tidak menjadi mayoritas tunggal di DPR. Oleh karena itu, untuk membentuk kualiti, SBY harus memberi konsensi-konsensi sendiri," tandasnya.

Sementara itu terhadap orang-orang yang melakukan demo kemarin, Subur membantah bahwa mereka berasal dari Partai Demokrat. "Ada yang mendalangi, tentunya tujuannya untuk memperoleh kedudukan atau keuntungan materi," kata dia.

Sutarto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Koalisi Kebangsaan Kuasai Semua Komisi di DPR
Menhan Minta Anggaran Pertahanan Naik 5-7 Persen
Serah Terima Jabatan Menhan Siang Ini
Presiden Akan Ganti Menteri yang Tidak Cakap
Untuk 100 Hari, Presiden Akan Lakukan Syok Terapi
Pejabat Deperindag Inginkan Pembagian Aset
Menteri Sofyan Usulkan Direktorat Postel Digabung ke Instansinya
Laksamana Akui Keputusannya Timbulkan Gejolak
Aburizal Siap Kerja Keras Pulihkan Perekonomian
Jaksa Agung Rahman Berjanji Bersikap Profesional
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data