|
Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi minta perpanjangan waktu untuk melengkapi semua laporan kekayaan menteri.
Molor, Pengembalian Laporan Kekayaan Menteri
Kamis, 28 Oktober 2004 | 20:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengembalian laporan daftar kekayaan menteri Kabinet Indonesia Bersatu molor dari rencana semula. Menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurrachman Ruki, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi meminta perpanjangan waktu dua hingga tiga hari untuk melengkapi semua laporan kekayaan. Setelah semua laporan kekayaan dikumpulkan, baru akan diserahkan ke KPK. ”Silakan serahkan ke Sekretaris Kabinet, kalau sudah lengkap, baru laporkan ke kami,” kata Ruki usai menemui Sudi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/10).
Minggu lalu, usai sidang kabinet pertama, Sudi menjanjikan semua laporan kekayaan seluruh menteri akan diserahkan ke KPK dalam waktu seminggu. Presiden Yudhoyono sendiri menurut Sudi telah meminta semua menteri di kabinetnya agar menyerahkan laporan kekayaan secepatnya dan menyediakan waktu untuk diklarifikasi kekayaannya itu oleh KPK setiap saat.
Sebetulnya, menurut aturannya, batas waktu penyerahan laporan daftar kekayaan bagi pejabat negara adalah 30 hari setelah dilantik. Namun menurut Ruki, untuk menunjukkan komitmen terhadap pemberantasan korupsi, dia mengharapkan laporan kekayaan dapat diserahkan lebih awal.
Ruki sendiri mengaku dapat memahami keterlambatan penyerahan laporan kekayaan dari komitmen semula. Pasalnya beberapa menteri seperti Menteri Koordinator bidang Perekonomian Aburizal Bakrie, sebelumnya bukanlah pejabat negara, melainkan pengusaha yang kekayaannya sangat banyak. Sehingga perlu waktu lebih lama untuk mengisi daftar kekayaan.
“Kekayaan dia kan tidak kurang dari Pak Kalla yang wakil presiden, tapi kalau Pak Hamid Awaluddin, dia malah guyon, saya sih bukan mengisi daftar kekayaan tapi daftar kemiskinan....dua tiga lembar juga selesai,” katanya. Menurut Ruki, bila laporan daftar kekayaan ini tidak juga diserahkan dalam waktu dua hingga tiga minggu mendatang, dirinya berjanji akan menagihnya satu per satu. (Sapto Pradityo – TEMPO News Room)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|