Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polisi: Nabiel Belum Jadi Tersangka
Kamis, 28 Oktober 2004 | 16:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi belum menetapkan status mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nabiel Makarim dalam kasus kebohongan publik mengenai hasil laporan pencemaran di Teluk Buyat, Sulawesi Utara. "Nabiel sementara masih saksi belum tersangka," ujar Direktur Tindak Pidana Tertentu Mabes Polri Brigjen Pol. Suharto, Kamis (28/10), di kantornya, Jakarta.

Kata Suharto, polisi masih berkonsentrasi menuntaskan proses penyidikan pencemaran di Buyat. "Kita tuntaskan dulu (kasus) pencemarannya. Baru nanti yang lain-lain," ucapnya.

Seperti diketahui, Nabiel telah memenuhi panggilan polisi Senin (25/10) silam. Nabiel diperiksa hampir tiga jam.

Menurut Suharto, pada kasus laporan pencemaran di Buyat, pihak kejaksaan masih memerlukan kelengkapan berkasnya. Total ada 13 hal yang harus dilengkapi tim penyidik Mabes Polri. Karena itulah, untuk kasus kebohongan publik yang diduga dilakukan Nabiel, seperti dilaporkan Walhi dan Jatam (Jaringan Advokasi Tambang) pada 31 Juli lalu, polisi belum memeriksa saksi pelapor.

Hari ini tim dari Mabes Polri telah ke perairan laut Anyer, Banten untuk mendapatkan sampel pembanding dari sampel yang tercemar di Teluk Buyat. Langkah ini juga untuk memenuhi permintaan kejaksaan. Pemilihan anyer, hanya karena kedekatannya dengan Jakarta. "Yang penting pembanding dari tempat yang tidak tercemar," ujarnya.

Yophiandi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolri: Maria Pauline Tidak Lagi di Singapura
Perampok Berpakaian Polisi Sikat Uang Rp 13 juta
Karyawan Pelumas Cilacap, 'Kencing' Sembarangan Ditangkap
Tim Kasus Buyat Targetkan Selesai Pekan Depan
Menteri LH: Labelisasi Produk Harus Berbobot
Kapolsek Pancoran dan Cilandak Diganti
Hendardi : Perlu Komisi Khusus Tangani Adrian
Bank Mandiri Labuhan Batu Dijarah, Satu Polisi Tewas.
Presiden Minta Polisi Maksimal Tangkap Dr Azahari
Presiden akan Tinjau Arus Mudik
> selengkapnya...


Referensi

Laporan Tim Peer Review Soal Kasus Teluk Buyat
Laporan Hasil Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Teluk Buyat

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data