Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

KPU Banyak Tinggalkan Hutang
Rabu, 27 Oktober 2004 | 22:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hutang Komisi Pemilihan umum kepada operator PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) untuk Pemilihan Presiden tahap kedua yang belum dibayarkan mencapai Rp 700 juta. “Saat ini sedang dalam proses pelunasan,” ungkap Direktur Operasi PSN Rian Alisjahbana kepada wartawan di sela-sela acara buka puasa, di Jakarta, Rabu (27/10).

PSN melihat itikad baik dari KPU untuk membayar kewajiban mereka. “Saya rasa akan dibayar. Saat ini memang masalah mereka (KPU) adalah karena keterbatasan dana,” katanya. PSN, tidak mematok batas waktu terakhir KPU harus melunasi hutangnya itu.

PSN merupakan operator telekomunikasi yang melaksanakan proses transfer data perolehan suara dari seluruh pelosok ke pusat data KPU. Rian menjelaskan, kerjasama antara KPU dengan PSN sudah dimulai sejak pemilihan legislatif. “Pada saat pemilihan legislatif kami mem-provide (menyediakan fasilitas) untuk 85% data, pilpres tahap pertama 94%, sedangkan pilpres tahap kedua 96%,” ujarnya. Selain itu, untuk pilpres kedua PSN juga harus mengolah lebih dari 100% data yang masuk dari TPS, karena TPS yang tidak dialokasikan juga terpaksa harus ditangani.

Sebenarnya bukan kali ini saja KPU mempunyai tanggungan terhadap PSN. Setelah masa Pemilihan legislatif, kata Rian, KPU juga mempunyai tanggungan yang sama. “Waktu itu kami agak strict (ketat) karena hak kami belum terbayarkan, namun kami diserahi tugas untuk pilpres pertama,”katanya.

PSN bukan merupakan satu-satunya perusahaan yang belum dibayarkan haknya oleh KPU. KPU juga berhutang kepada PT Pos Indonesia sebesar Rp 40 Milyar. “Hal ini yang membuat Telkom tidak lagi berminat bekerja sama dengan KPU,” ujar Rian.

Rina Rachmawati

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tahanan Kota Terpilih Menjadi Ketua DPRD Kota Bogor
Wali Kota Cirebon Mulai Disidang
Polisi Tetapkan Chusnul Mariyah Sebagai Tersangka
Depdagri Siapkan Piranti Hukum Pilkada Langsung
Pemantau Pemilu Minta Inpres No. 8/2002 Dicabut
Uji Materil Terpidana Pelanggaran Pemilu Ditolak MK
Mega Imbau Warga PDIP Bersikap Tenang
Mahasiswa Pelempar Kampanye Partai Golkar Dibebaskan Hakim
Walikota Cirebon Resmi Tersangka Pelanggaran Pemilu
Tim Kampanye Mega Hasyim Bantah Rendahkan KH Hasyim Asy'ari
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data