Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Presiden SBY Dipanggil DPR, Gara-gara Suratnya Soal Panglima TNI
Rabu, 27 Oktober 2004 | 20:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat Paripurna lanjutan hari Rabu (27/10) diawali dengan pembacaan surat masuk dari Presiden RI Nomor R.41/PRES/10/2004 tanggal 25 Oktober 2004 perihal penarikan Surat Presiden tentang pergantian Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Surat ini dimaksudkan untuk menarik surat presiden nomor R.32/PRES/10/2004 tanggal 8 Oktober 2004 perihal pemberhentian dan pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa hal ini tidak berkaitan dengan persoalan pribadi dengan Jenderal TNI Endriartono Sutarto maupun Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu melainkan untuk konsolidasi pemerintahan serta rencana pergantian jajaran kepemimpinan puncak Di Tentara Nasional Indonesia secara menyeluruh.

Setelah pembacaan surat tersebut, Soetardjo Seorjoguritno, memutuskan surat itu diserahkan ke badan musyawarah dewan untuk ditindaklanjuti. Fraksi PDIP dan Golkar tidak setuju dan meminta surat tersebut diabaikan, karena adalah hak Jenderal TNI Endriartono Sutarto untuk mengundurkan diri.

Effendy Choirie dari PKB meminta dewan agar memanggil Presiden untuk datang dan menjelaskan alasan surat tersebut. Surat itu dianggap melecehkan DPR, karena sebelumnya surat itu sudah disetujui oleh DPR. Nursyahbani Katjasungkana dari PKB meminta sebaiknya surat dibalas dan ditegaskan bahwa surat tersebut belum bisa ditindaklanjuti karena komisi-komisi DPR belum terbentuk akibat adanya fraksi-fraksi yang memboikot, termasuk didalamnya fraksi yang mendukung Presiden SBY.

Tjahyo Kumolo dari PDIP meminta Dewan agar sepakat untuk menyerahkan surat tersebut ke komisi I jika sudah dibentuk. Surat pertama dari Presiden Megawati yang sudah disetujui diminta agar dibahas terlebih dahulu.
Golkar meminta rapat ditunda untuk selanjutnya dilakukan bincang-bincang membahas masalah tersebut. Effendy Chorie, ngoto dan meminta Dewan konsisten dengan surat pertama dan menolak surat kedua.

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa, Ali Maschan Moesa mengusulkan agar semua usulan ditampung untuk kemudian dibahas. Akhirnya diputuskan DPR mengajukan hak interpelasinya dan memanggil Presiden untuk mempertanggung jawabkan surat itu.

Suliyanti

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wali Kota Cirebon Mulai Disidang
Setiap Bulan, Presiden Akan Cek Pelayan Bea Cukai
Presiden Mencabut Surat Pergantian Panglima TNI
Depdagri: Camat Ujung Tombak Bangsa
Mahfud MD Gantikan Alwi Shihab Pimpin PKB
KSAL: TNI Harus Mengkaji Sebelum Putuskan di Bawah Dephan
Yusuf Ashari Mundur dari PKS
Gus Dur Pecat Alwi Shihab dan Syaifullah Yusuf dari PKB
Presiden Minta Polisi Maksimal Tangkap Dr Azahari
SBY Ingatkan Pejabat Kejasaan Agung
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Partai Demokrat
Info Pemilu
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data