Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

300 Ribu TKI Dipulangkan Selama Masa Amnesti
Rabu, 27 Oktober 2004 | 20:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Rusdihardjo menyatakan, berdasarkan kebijakan Menteri Hal Ehwal Dalam Negeri Malaysia Datuk Azmi Khalid, jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang ke Indonesia untuk masa amnesti 29 Oktober hingga 14 November 2004 sebanyak 300 ribu orang.

"Perkiraan total TKI yang pulang untuk periode amnesti ini sebanyak 300 ribu orang," ungkap Rusdiharjo usai Rapat Koordinasi Khusus di kantor Menko Kesra, Rabu (27/10). Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 ribu orang pulang melalui Semenanjung dan 140 ribu orang melalui Kuala Lumpur.

Pemulangan TKI ini akan memanfaatkan sebanyak 19 pintu. Jalur darat di Tebedu-Serawak, jalur udara melalui KLIA-Kuala Lumpur, Bayan Lepas-Pulau Pinang, Ipoh-Perak, Batu Berendam-Malaka, Kuching-Serawak, Kota Kinabalu-Sabah.

Untuk perjalanan laut melalui Langkawi-Kedah, Klang Selangor, Port Dickson-Negeri Sembilan, Melaka, Pasir Gudang-Johor, Pulau Pinang, Stulang Laut-Johor, Kukup-Johor, Sanadkan-Sabah, Tawau Sabah dan Kudat-Sabah.

Menurut Rusdiharjo, langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh KBRI di Malaysia selama ini di antaranya mendekatkan pelayanan di tempat-tempat lumbung TKI di mana mereka dapat dengan mudah mengurus Surat Perjalanan Laksana Pajak (SPLP).

Langkah kedua, meminta majikan yang mempekerjakan TKI untuk membayar gaji dan tunjangan TKI. Ketiga, menambah personel tenaga tambahan Departemen Kahakiman dan HAM untuk mengurus masalah SPLP. Keempat, menyiapkan tenaga medis baik di pos pemberangkatan maupun di tempat pemulangan. Kelima, melakukan sinkronisasi transportasi baik darat, laut maupun udara.

Adapun biaya yang dikenakan untuk mengurus SPLP sebesar 40 ringgit, belum termasuk biaya transportasi yang harus ditanggung oleh TKI. "Mereka tidak terlalu keberatan dengan biaya tersebut," jelas Rusdi.

Sementara Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Fahmi Idris mengatakan, hambatan yang ditemui dalam proses pemulangan TKI ilegal di Malaysia adalah masalah penyediaan transportasi. Untuk itu Departemen Tenga Kerja dan Transmigrasi bersama dengan Departemen Perhubungan menyiapkan Terminal III sebagai tempat pemulangan TKI.

Menurut Fahmi, pihaknya akan melakukan kunjungan ke Malaysia pada tanggal 2 November untuk bertemu dengan pejabat tinggi Malaysia guna membicarakan permasalahan TKI.

Di pihak lain, Menko Kesra Alwi Shihab menyatakan BUMN siap menampung TKI yang bekerja di perkebunan. "Nama perusahaan yang bersedia untuk menampung TKI tersebut belum dicantumkan dan masih menunggu keputusan dari Menteri BUMN," ujarnya.

Flamboyan - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rapat Koordinasi Kementrian Kesra Bahas Pemulangan TKI dari Malaysia
Rakor Kesra untuk TKI Belum Dimulai
TNI AL Siapkan Lima Kapal untuk Pemulangan TKI
500 Ribu TKI Diusahakan Kembali ke Malaysia
Ribuan TKI Berjejal di KBRI Kualumpur
Lintas Departemen Antisipasi Pemulangan Massal TKI dari Malaysia
Eks TKI di Korsel Dibutuhkan Lagi
Pemerintah Bahas Pemulangan 700 TKI Ilegal
Rusdiharjo: Program Pengampunan Sangat Singkat
285 TKI Dideportasi dari Malaysia
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data