|
Nasional
Pemudik Bersepeda Motor Diprediksi 800 Ribu Kendaraan
Rabu, 27 Oktober 2004 | 16:23 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Departemen Perhubungan memprediksikan pemudik yang mengendarai sepeda motor akan naik 10 persen pada Lebaran 2004. ?Diperkirakan sedikitnya 800 kendaraan sepeda motor akan memadati jalur utama mudik,? ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan Iskandar Abubakar, usai rapat Koordinasi Persiapan Lebaran di Gedung Gradika, Semarang, Rabu (27/10).
Tahun lalu, pemudik yang menggunakan sepeda motor sekitar 700 ribu kendaraan. Menurut Iskandar, mereka perlu mendapat perhatian khusus mengingat sepeda motor merupakan moda yang paling labil dan peluang terjadi kecelakaannya sangat tinggi. Ia menghimbau pemudik bersepeda motor mematuhi ketentuan yang ada seperti tidak lebih 2 orang, kecepatan maksimum 80 km, menggunakan lampu, dan diupayakan berkelompok agar mempermudah pengawasan. ?Kami upayakan ada pengawalan. Ketika biasanya mereka melepas lelah atau mengisi bahan bakar. Kan mereka bergerombol,? katanya.
Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Jawa Tengah Suharto berjanji akan melakukan pengawalan terhadap kumpulan pemudik bersepeda motor. Di Jawa Tengah, DLLAJ akan menurunkan 1 unit kendaraan pengawal yang akan bergerak bolak-balik antara perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat di daerah Tanjung hingga Pekalongan dan Pekalongan hingga Subah Batang. ?Dari kami hanya 1 unit mobil, tapi dari jajaran kepolisian pun akan memberikan pengawalan,? katanya.
Kendala lain yang mendapat perhatian dalam rapat koordinasi itu yakni adanya bottle neck dan permintaan sumbangan di sepanjang jalan. Dikatakan Iskandar, untuk tahun ini kendala bottle neck dan kemacetan akan jauh berkurang. Pada Lebaran 2003, kendala karena itu terdapat di sepanjang 60-70 km. Ia mengharapkan pembenahan jalan tidak hanya dilakukan di jalan arteri atau jalan utama tetapi juga jalan alternatif. ?Yang penting tertib jangan gunakan lajur lawan, kami himbau Polri untuk menindak tegas pengemudi yang pakai jalur lawan. Karena hal ini sangat-sangat mengurangi kapasitas jalan,? ujarnya.
Dian Yuliastuti?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|