|
Nasional
Ketua Umum Muhammadiyah: Pendirian Partai Baru Belum Perlu
Rabu, 27 Oktober 2004 | 14:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pendirian partai baru bagi warga Muhammadiyah dinilai belum diperlukan. Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi'i Ma'arif mengatakan, sejauh ini kepentingan warga Muhammadiyah masih terakomodasi melalui Partai Amanat Nasional (PAN).
Meskipun demikian, Syafi'i menghimbau pimpinan PAN merespon apa yang dikeluhkan angkatan muda Muhammadiyah. "Itu memang cuma rengekan anak muda yang menghendaki perbaikan, belum perlu dikhawatirkan," katanya kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (27/10).
Menurut Syafi'i, membuat partai baru akan menyedot energi yang luar biasa. Daripada membuat partai baru, menurutnya, lebih baik memperbaiki partai yang lama. Ia sendiri menilai para pemimpin PAN tidak cukup memberikan perhatian kepada basis maupun organisasinya. Agar terus berkembang, ia meminta pimpinan PAN terus melakukan evaluasi dan memperbaiki diri.
Beberapa waktu lalu, angkatan muda Muhammadiyah membuat pernyataan menilai PAN tidak lagi dapat memenuhi aspirasi warga Muhammadiyah. Hal itu minimal tercermin dari minimnya perwakilan Muhammadiyah yang menjadi anggota DPR dari PAN. Mereka bahkan mengancam akan mendirikan partai baru yang dapat menyalurkan aspirasi Muhammadiyah.
Sapto Pradityo - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|