Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KSAL: TNI Harus Mengkaji Sebelum Putuskan di Bawah Dephan
Rabu, 27 Oktober 2004 | 02:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Bernard Kent Sondakh mengatakan TNI harus mengkaji terlebih dulu sebelum ikut memutuskan posisi TNI berada di bawah Departemen Pertahanan (Dephan) atau tidak.

Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan yang berlangsung di kantor Menko Polhumkam, Jakarta, Selasa (26/100.

"Saya kira kita harus kaji secara komprehensif dulu, nggak bisa jawab sekarang," ujarnya sambil mengakui dirinya baru hari ini mengetahui keinginan Menteri Pertahanan menempatkan TNI di bawah Dephan.

Sebelumnya, kemarin (25/10), dalam keterangannya kepada wartawan, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengemukakan bahwa idealnya posisi TNI di bawah Dephan.

"Oleh orang lain negara kita dibilang baru mulai berdemokrasi. Kita ngomong-ngomong dulu, nanti setelah itu kita tentukan mana yang terbaik," ujarnya lagi sambil berjalan menuju mobilnya.

Namun, lanjutnya, dalam negara demokrasi posisi TNI memang berada di bawah Dephan. "Ya kalau dalam demokrasi begitu. Tapi bukan berarti saya setuju lho," tandasnya saat ditanya apakah dirinya setuju atau tidak TNI di bawah Dephan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengelak saat dimintai pendapatnya tentang mutasi di jajaran pejabat tinggi TNI. "Tanya Pak Tarto, jangan saya," jawabnya dengan tersenyum.

Sunariah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Yusuf Ashari Mundur dari PKS
TNI AL Siapkan Lima Kapal untuk Pemulangan TKI
"Azahari Akan Ditangkap dalam 100 Hari"
Ketua MPR : Hentikan Polemik Pemerintahan Islam
Ketua MPR : Hentikan Polemik Pemerintahan Islam.
Pengunduran Diri Panglima TNI Belum Dibahas dalam Sidang Kabinet
Kepala BIN Mengundurkan Diri
Presiden Yudhoyono akan Pimpin Sidang Kabinet
Didik J.Rachbini : Menteri Ekonomi SBY Tak Memiliki Figur Kuat
Serah Terima Jabatan Menkokesra Berlangsung Sederhana
> selengkapnya...


Referensi

UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data