Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Kasus Korupsi di KalSel Dibawa Ke KPK
Selasa, 26 Oktober 2004 | 21:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Lembaga Studi & Advokasi Anti Korupsi (SANKSi) Borneo dan GeRAK Indonesia menyatakan bahwa hingga saat ini, terdapat 5 kasus Dugaan Korupsi APBD Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sedang ditangani oleh Kejaksaan, yaitu: APBD Kabupaten Tabalong (1,4 milyar), Hulu Sungai Tengah (2,9 Milyar), Tapin (3,1 Milyar), Kotabaru (4 milyar) serta yang terbaru APBD Kota Banjarmasin (9 Milyar).

Kasus-kasus itu sudah ditangani, namun, penanganannya berlarut-larut. Diantara 5 kasus tersebut, baru kasus APBD Kabupaten Tapin yang telah sampai ke persidangan. Hakim pada Februari 2003 lalu telah memvonis Ketua DPRD Tapi, Sirajuddin dan Sekretaris DPRD HM Effendi, dengan hukuman penjara 6 dan 4 tahun. Mereka kini ditahan karena kasasi ditolak Mahkamah Agung 30 Juni 2004.

Kasus terbaru yang mencuat adalah dugaan korupsi APBD Kota Banjarmasin. Kasus ini terungkap ketika Ghazali Mukeri dan Ahmad Jazuli memberikan pengakuan kepada pers tanggal 8 September 2004 bahwa mereka telah menerima uang asuransi masing-masing sebesar 170 juta. Namun, keduanya mengembalikan ke kas negara karena tak mengetahui sumbernya. Modus yang digunakan dalam kasus ini adalah pemberian polis asuransi (Asuransi Siharta Jiwasraya) kepada 45 orang anggota DPRD periode 1999-2004 sebesar 200 juta rupiah, namun beberapa diantaranya dipotong beragam oleh pembagi uang. Atas kasus ini, Negara diperkirakan rugi sebesar Rp. 9 Milyar.

SANKSi Borneo dan GeRAk Indonesia telah mengirim berkas lengkap kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut.

Ewo Raswa

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Koruptor DPRD Depok, Jadi Kandidat Ketua
Korupsi di Universitas Negeri Jember Dilaporkan ke Kejaksaan Agung
Pemkot Malang Membagikan THR untuk Anggota DPRD
25 Anggota Dewan Kendari Disidang
Pengesahan UU Sumber Daya Air Dipertanyakan di MK
SBY Ingatkan Pejabat Kejasaan Agung
LSM Protes Pemberian THR untuk Anggota DPRD
Kejati Jateng Ditekan Hentikan Penyidikan Anggota DPRD
Bekas Sekda Lampung Ditahan di LP Rajabasa
Dua Anggota DPRD Diperiksa
> selengkapnya...


Referensi

Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 110 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan DPRD
> selengkapnya...

Website

Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data