|
Nasional
Presiden Minta Polisi Maksimal Tangkap Dr Azahari
Selasa, 26 Oktober 2004 | 15:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepolisian untuk melakukan pengejaran tersangka pengebom di beberapa tempat di Indonesia yakni Noor Din M Top dan Dr Azahari dengan semaksimal mungkin. Selain itu, presiden meminta Polri melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait untuk mempercepat proses penangkapan kedua teroris tersebut.
Permintaan Susilo itu disampaikan kepada pimpinan Polri di ruang utama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/10). Namun dalam pertemuan tersebut Susilo tidak menyinggung pencopotan Kapolri jika tidak berhasil menangkap kedua teroris itu. ?Tidak disinggung masalah pergantian Kapolri, tapi yang jelas presiden meminta dilakukan penangkapan semaksimal mungkin,? kata Irjen Pol Paiman, Kepala Divisi Humas Mabes Polri usai mengikuti rapat dengan presiden.
Dalam kunjungannya, Presiden Susilo didampingi oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Laksamana Widodo AS, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Sekertaris Negara Yusril Ihza Mahendra, dan Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil. Sementara, semua jajaran di Mabes Polri menghadiri acara pengarahan ini. ?Selain itu, kepolisian yang ada didaerah juga dapat mengikuti pengarahan Presiden melalui teleconference," ujar Paiman.
Selain menyinggung soal penegakan hukum, pemberantasan korupsi dan terorisme, Susilo juga meminta kepolisian memberantas narkotika dan illegal loging. "Khusus untuk illegal loging harus dicari jalan keluar, terhadap masyarakat yang hidupnya tergantung pada penebangan kayu. Oleh karena itu, kita akan berkoordinasi dengan gubernur setempat untuk mencari solusi," katanya.
Sutarto?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|