Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

SBY Ingatkan Pejabat Kejasaan Agung
Selasa, 26 Oktober 2004 | 13:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengujinugi Kejaksaan Agung dan berbicara dengan para pejabat eselon I dan eselon II , Selasa (26/10). "Minggu ini adalah minggu pertama saya bertugas sebagai presiden Republik Indonesia, dan Kejaksaan Agung merupakan lembaga pertama yang saya kunjungi,”kata SBY.

Prioritas mengunjungi Kejaksaan Agung, menurut SBY di depan para pejabat itu, disebabkan tingginya harapan masyarakat akan penuntasan berbagai kasus-kasus kejahatan yang banyak terjadi di negeri ini. Seperti ; kasus-kasus korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia. Selama ini masyarakat menilai Kejaksaan Agung, adalah 'sarang' korupsi tempat para penegak hukum mempermainkan subyek hukum untuk keuntungan diri sendiri. "Selain dari segi penindakan para lembaga hukum kita harus juga memperhatikan upaya-upaya pencegahan,"ujarnya.

SBY juga mengingatkan kepada semua jajaran Kejaksaan Agung untuk memperhatikan secara baik kasus-kasus besar yang menjadi sorotan publik. Seperti kasus Adrian Waworuntu, pelaku pembobolan BNI Rp 1,7 triliun., untuk dapat dituntaskan. "Saya percaya dan yakin kepada jajaran Kejaksaan Agung bisa melakukan tugasnya secara bertanggung jawab dan adil,”katanya.

Seorang Jaksa di Pidana Khusus Kejaksaan Agung, berharap kedatangan SBY ke kantornya membawa angin segar. "Agar para pejabat Kejaksaan yang dulu berkolusi dengan bekas Jagung A.Rachman. Mau bekerjasama dengan Jagung yang baru,"katanya. Ia berharap, korps Kejaksaan dapat membersihkan diri dari kelakuakn negatif selama ini. "Kami jaksa-jaksa muda siap mendukung Jagung yang baru,"ujarnya.

Selama Kejaksaan Agung di bawah Jaksa karir, diakui terjadi kemorosotan moral aparat penegak hukum itu. "Mudah-mudahan Jagung baru yang juga mantan pengacara dan hakim agung, bisa lebih berani, tegas dan efektif dalam bekerja,'katanya.

Djumara Supriyadi

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Ke Mabes Polri
Presiden: Harapan Masyarakat Atas Penegakkan Hukum, Tinggi
SBY Kunjungi Kejaksaan Agung
Adrian Waworuntu : Tanpa Membayar, Seharusnya Saya Mendapat SP3
Laode Ida: Tidak Keberatan Kasus Ginandjar Dibuka Lagi
Harus Ada Kabinet Bayangan Untuk Awasi SBY
Adrian Bantah Lakukan Korupsi Dan Suap
Kejaksaan Akan Bawa Adrian Waworuntu ke LP Cipinang
Adrian Waworuntu Segera Masuk Cipinang
Adrian Waworuntu Diserahkan ke Kejaksaan
> selengkapnya...


Referensi

Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
ICW : Buka Kembali Kasus Korupsi yang Di SP3
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
> selengkapnya...

Website

Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi
Wiranto
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk20 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data