|
Nasional
Presiden: Harapan Masyarakat Atas Penegakkan Hukum, Tinggi
Selasa, 26 Oktober 2004 | 11:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa harapan masyarakat atas penegakkan hukum, sangatlah tinggi. Presiden menyoroti kinerja aparat penegak hukum yang sering dinilai masyarakat gagal. "Kegagalan seolah-olah dilihat semata-mata kegagalan penegak hukum," kata Presiden Yudhoyono dalam pidatonya di depan pejabat kejaksaan agung di Kantor Kejaksaan Agung, Selasa (26/10).
Padahal, menurut Presiden, penegakan hukum bukan semata-mata tanggung jawab kejaksaan, kepolisian dan kehakiman, tapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat.
Disamping itu, presiden juga menyoroti soal proses perizinan usaha di Indonesia yang berbelit-belit. Hal itu menjadi salah satu faktor rendahnya daya saing Indonesia dalam meraih investasi dibandingkan negara-negara tetangga. Proses pemberian izin usaha juga sering dituding sebagai salah satu sumber ekonomi biaya tinggi dan menjadikan usaha menjadi tidak efesien.
Presiden datang ke Kejagung, didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Laksamana Widodo AS, Menteri Sekertaris Negara Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin dan Sekertaris Kabinet Sudi Silalahi. Presiden datang tepat pukul 09.55 WIB.
Sapto Pradityo - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|