|
Nasional
Pemerintah Akan Tentukan Tapal Batas Baru Kabupaten Mamasa
Selasa, 26 Oktober 2004 | 00:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Untuk meredam konflik akibat sengketa perbatasan antara Kabupaten Polewali dan Mamasa, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sepakat menentukan tapal batas baru.
Menurut rencana minggu depan tim dari Departemen Dalam Negeri dibantu tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Topografi TNI AD, Bakosurtanal, Universitas Indonesia, Universitas Hassanuddin dan kepolisian akan diberangkatkan ke sana guna melakukan penelitian untuk menentukan tapal batas baru.
?Kita akan tentukan tapal batas baru secara demografis, sehingga tidak akan ada lagi konflik,? kata Wakil Presiden, Jusuf Kalla, kepada wartawan usai memimpin rapat gabungan di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (25/10) malam. Rapat gabungan melibatkan pejabat sementara Gubernur Sulawesi Barat Oentarto Sindung; Kapolda Sulawesi Selatan, Saleh Saaf; Gubernur Sulawesi Selatan, Amien Syam, Bupati Polewali, Ali Baal, dan Menteri Dalam Negeri M. Ma'ruf.
Wakil Presiden mengatakan paling tidak butuh waktu 1 hingga 2 bulan bagi tim tersebut untuk menentukan tapal batas baru. Ada 25 desa dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Mambe, Arale, dan Tabulahan, yang akan disurvei.
Konflik di Mamasa pecah setelah pemerintah melalui UU no. 11 tahun 2002 memisahkan Kabupaten Polewali dengan Mamasa yang sebelumnya menjadi satu. Konflik antarwarga sempat berlarut-larut dan memakan sejumlah korban.
Sapto Pradityo?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|