Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Ketua MPR : Hentikan Polemik Pemerintahan Islam.
Jum'at, 22 Oktober 2004 | 05:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua MPR dan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid, menegaskan jangan berpolemik mengamandemen UUD 1945 untuk menghadirkan pemerintahan Islam (Khilafah Islamiyah).“Kita sudah lelah dengan polemik, akan lebih bijak jika berkonsentrasi untuk melaksanakan ajaran agama,"kata Nurwahid.

Pernyataan Ketua MPR itu berkaitan dengan aksi ribuan pengikut Hizbut Thahrir di depan Istana Negara di Jakarta dan tiga kota lainnya : Solo, Semarang dan Surabaya, Ahad (24/10), yang menuntut diwujudkannya pemerintahan Islam.


Menurut Ketua MPR, yang lebih penting adalah agar seluruh masyarakat Indonesia melaksanakan ajaran agama seperti dalam pasal 29 UUD 1945. “Jika agama dilaksanakan oleh semua umat beragama pada tingkat moral dan etos kerja saya kira akan membawa dampak positif bagi moral bangsa,”katanya.

Hidayat Nurwahid khawatir, polemik tentang pemerintahan Islam, malah menyebabkan orang mengabaikan ajaran agama dan korupsi merajalela, dekadensi moral di mana-mana, orang menghabiskan harapan mereka dengan berjudi. “itu semua tidak dibenarkan agama,”ujarnya.

Jika Hizbut Thahrir konsisten dengan logika menuntut Khilafah Islamiyah, menurut Ketua MPR, harus disampaikan kepada anggota DPR/DPD untuk diajukan amandemen UUD 1945 kepada MPR. “Itu juga harus disetujui sekitar 1/3 anggota MPR”kata Hidyata Nurwahid.

Badriah

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengunduran Diri Panglima TNI Belum Dibahas dalam Sidang Kabinet
Kepala BIN Mengundurkan Diri
Presiden Yudhoyono akan Pimpin Sidang Kabinet
Didik J.Rachbini : Menteri Ekonomi SBY Tak Memiliki Figur Kuat
Serah Terima Jabatan Menkokesra Berlangsung Sederhana
Migrant Care : Kabinet Baru Tidak Membawa Angin Segar Bagi Buruh
Pande: Menekan Subsidi BBM Harus Jadi Prioritas
Kejaksaan Tidak Menolak Kehadiran Kejaksaan Non Karir
Kwik Serahkan Jabatan Menteri Bapenas
Jaksa Agung akan Bentuk Satgas Anti KKN
> selengkapnya...


Referensi

Profil Hidayat Nur Wahid

Website

Partai Keadilan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk53 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data