|
Nasional
Harus Ada Kabinet Bayangan Untuk Awasi SBY
Jum'at, 22 Oktober 2004 | 17:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat politik Indra J Piliang menyatakan perlu ada kabinet bayangan dari oposisi untuk mengawasi kabinet dalam pemerintahan SBY. "Terutama yang ingin mencalonkan diri dalam pertarungan pemilihan presiden 2009,"katanya di tengah acara Diskusi Mengkritisi Pemerintahan Baru SBY-Kalla oleh Masyarakat Profesional untuk Demokrasi di Klub Rasuna, Jakarta, Sabtu (23/10).
Menurut Indra, belajar dari pengalaman Pemilihan Presiden yang baru lalu, perlu aturan main yang etis
bila ada orang yang berminat mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2009. "Harus menyatakan keinginannya dari sekarang. Jangan lagi diam-diam lalu kemudian disaat-saat terakhir menyatakan ingin menjadi presiden,“ujarnya. Agar tak terjadi seperti yang dikatakan bekas Presiden Megawati yang menuding bekas anak buahnya, SBY, 'menusuk dari belakang'.
Nah, calon presiden tersebut, menurut Indra, juga harus sudah mulai mengumpulkan orang-orang terbaik untuk membentuk tim kabinet bayangan. Ada dua alasan untuk membentuk kabinet bayangan. Pertama, untuk mengawal setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh menteri-mentrei dalam kabinet Indonesia bersatu. “Kalau perlu buat kebijakan tandingan. Biar rakyat yang memilih kebijakan mana yang paling baik untuk mereka, “katanya.
Alasan kedua, agar rakyat bisa melihat tim-tim terbaik untuk menjadi calon kabinet pada masa pemerintahan presiden 2009. Indra menilai fungsi kontrol terhadap presiden dan kabinetnya tidak cukup dilakukan oleh parlemen. Karena sampai saat ini parlemen masih searah dan sependapat dengan presiden. “Anggota parlemen saat ini kadang-kadang menjadi devil advocated (pengacara terselubung) bagi presiden, “ujarnya.
Rina Rachmawati
INDEKS BERITA LAINNYA :
|