|
Nasional
Departemen Agama Prioritaskan Pembenahan Haji
Jum'at, 22 Oktober 2004 | 17:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Agama M. Maftuh Basuni menegaskan program 100 hari Departemen Agama (Depag) adalah pembenahan penyelenggaraan haji bukan pemberantasan korupsi di Depag. "Bukan (korupsi), itu (korupsi) adalah program pemerintah secara keseluruhan. Program 100 hari adalah tatanan yang harus kita lakukan. Tadi saya katakan haji bukan satu-satunya," kata dia usai serah terima jabatan Menag, Jumat (22/10).
Ia menegaskan, dalam 100 hari tidak semua masalah dapat diselesaikan. "Gebrakan-gebrakan mungkin perlu. Salah satunya (haji) mungkin pilihan kita. Kita lihat lah. Saya sendiri belum bertemu dengan pembantu-pembantu saya," kata dia.
Ditanya tentang isu korupsi di Depag yang tertinggi di antara departemen yang lain, Mahtuh menilai perlu diselidiki ulang. "Kita tidak bisa begitu saja tanpa ada pembuktian-pembuktian. Jadi tidak boleh setiap berita kita pegang," ujar dia.
Ia mengakui bahwa korupsi Depag memang tinggi dan termasuk kewajibannya untuk menyelesaikan. Untuk itu Depag, tambahnya, mesti dapat menjadi contoh departemen-departemen lain karena Depag berbicara masalah akhlak.
Masih menurut Mahtuh, da siap melakukan tindakan tegas sesuai tingkat perbuatan. "Bisa dipecat. Saya ahli memecat orang. Waktu menjadi Dubes 9 orang saya pecat," tegas dia.
Badriah - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|