Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Fraksi DPR Rebutkan Empat Ketua Komisi Basah
Jum'at, 22 Oktober 2004 | 09:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pimpinan fraksi-fraksi di DPR, Jumat (22/10) ini akan melanjutkan rapat konsultasi dengan pimpinan DPR. Rapat ini akan membahas empat komisi yang dianggap "basah" yang sampai kemarin belum diputuskan pimpinannya. Masing-masing partai memang bersaing keras untuk merebut pos itu.

Empat komisi favorit tadi adalah Komisi II (pemerintahan dalam negeri dan otonomi), Komisi III (hukum dan keamanan), Komisi V (perhubungan, telekomunikasi, dan perumahan rakyat), dan Komisi XI (keuangan dan perbankan). "Kami hanya memiliki waktu satu jam sebelum rapat ditutup," kata Ketua DPR Agung Laksono, kemarin seusai rapat.

Berdasarkan bocoran yang diperoleh wartawan, posisi Ketua Komisi II diminati tiga fraksi: Golkar, Partai Demokrat, dan Bintang Pelopor Demokrasi. Lalu Ketua Komisi III diperebutkan PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional. Adapun Ketua Komisi V diinginkan Partai Golkar, PAN, dan Partai Kebangkitan Bangsa. Begitu pula Ketua Komisi XI diincar Golkar dan PDIP.

Adapun, mitra kerja komisi-komisi di DPR, antara lain :

Komisi I: Departemen Pertahanan, Departemen Luar Negeri, Lembaga Informasi Nasional, Badan Intelijen Nasional, Lemhannas, dan Panglima TNI.

Komisi II: Departemen Dalam Negeri, Menteri Aparatur Negara, Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Komisi Pemilihan Umum, Lembaga Administrasi Negara.

Komisi III: Kejaksaan Agung, Departemen Hukum dan HAM, Polri, Badan Pertanahan Nasional.

Komisi IV: Departemen Kelautan, Departemen Kehutanan, Departemen Pertanian, dan Badan Urusan Logistik.

Komisi V: Departemen Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum,
Perumahan Rakyat, dan Kawasan Tertinggal.

Komisi VI: Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, Investasi,
Koperasi, UKM, dan Kementerian BUMN.

Komisi VII: Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, dan
Departemen Lingkungan Hidup.

Komisi VIII: Departemen Agama, Departemen Sosial, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan.

Komisi IX: Departemen Kesehatan, Departemen Tenaga Kerja, dan Departemen
Transmigrasi dan Kependudukan.

Komisi X: Departemen Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Departemen Pariwisata,
Kesenian, dan Kebudayaan.

Komisi XI: Departemen Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional,
perbankan, dan lembaga keuangan bukan bank.

Sumber: Hasil Rapat Konsultasi Pemimpin DPR dan Fraksi-fraksi


Ecep S Yasa - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pergantian Panglima TNI Diserahkan ke Komisi I DPR
Pimpinan Dewan Berbeda Pendapat Soal Mobil Mewah
Dalam Pilkada, KPUD Sebaiknya Bertanggung Jawab Kepada KPU
DPD akan Sahkan Empat Panitia Ad hoc
DPR Putuskan Posisi Panglima TNI Lewat Paripurna
DPR Akan Memiliki 11 Komisi
DPR dan MPR Setuju Bentuk Badan Kehormatan
Akbar: Keinginan DPD Masih Bisa Dinegosiasikan
DPD Usulkan Perubahan Tatib MPR
Koalisi Kebangsaan Ajukan Soetjipto Sebagai Calon Ketua MPR
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD

Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data