Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Hari Meminta Widodo Perhatikan Penegakan Hukum
Kamis, 21 Oktober 2004 | 22:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim Hari Sabarno meminta Menteri penggantinya, Laksamana (Purn) Widodo Adi Sucipto memperhatikan masalah penegakan hukum. Hal ini terkait perubahan fungsi Menko Polkam menjadi Menko Politik Hukum dan Keamanan.

Hari yang diwawancara usai serah terima jabatan Menko Polkam hari ini, Kamis (21/10), di Kantor Menko Polkam, Jakarta, mengungkapkan adanya tambahan fungsi hukum, menyebabkan perhatian Polkam bertambah, yaitu bagaimana menegakkan hukum.

“Itu menjadi tambahan yang harus diperhatikan karena selama ini masyarakat menilai penegakan hukum masih kurang,” jawab Hari yang menjabat Menko Polkam sejak tujuh bulan lalu, menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

Selama ini, jelasnya, penanganan hukum dari jajaran Menko Polkam dilakukan Kejaksaan dan Kepolisian. Sedangkan pengadilan tidak di bawah koordinasi karena di luar pemerintah.

Namun dengan pertambahan fungsi, Pemerintah (Jaksa dan Polisi) wajib dan harus didesak menuntut siapapun yang dianggap layak dituntut, untuk di proses di pengadilan. “Di sinilah peranan baru yang harus dimainkan oleh Menko Politik Hukum dan Keamanan. Kalau tidak dituntut nanti bisa menimbulkan ketidakpercayaan politik oleh publik,” ujarnya.

Mengenai masalah Aceh, Hari mengatakan ketetapan darurat sipil cukup signifikan mengatasi konflik di Aceh. Namun apakah darurat sipil diterapkan kembali atau tidak, Hari menyerahkannya ke Pemerintah yang baru.

“Nanti tergantung pemerintah baru, mau diteruskan atau diturunkan jadi tertib sipil, atau darurat sipil tapi hanya di daerah-daerah tertentu, semua alternatif kita sodorkan nanti mereka yang memutuskan,” ungkapnya.

Sunariah – Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

LSM Siapkan Alat Ukur Pemerintahan SBY
Status Darurat Sipil Aceh Akan Dievaluasi
Presiden Berencana ke Luar Negeri Bulan Depan
Hamid Ingin Memfungsikan BPHN
Sri Mulyani: Menggerakkan Sektor Riil Tidak Harus Dengan Fiskal
Mendiknas Akan Berlakukan Kontrak Kerja ke Jajarannya
Menteri Pertanian Tolak Volvo
Mahasiswa ITB Tolak Posisi Tiga Menteri
Menhan Upayakan Pemulihan Kerjasama Militer dengan AS
Yusril Siap Dikonfrontir dengan Alex
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data