Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

LSM Nilai Iklan Newmont Menyesatkan
Kamis, 21 Oktober 2004 | 22:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Iklan-iklan PT Newmont Minahasa Raya yang akhir-akhir ini muncul di berbagai media, baik cetak maupun elektronik, dinilai LSM menyesatkan publik.

"Karena di dalamnya dikatakan studi WHO yang menyimpulkan tidak ada pencemaran di Teluk Buyat," ujar peneliti Wahana Lingkungan Hidup, Raja Siregar, Kamis (21/10).

Iklan Newmont dinilai Raja menyesatkan karena studi WHO dan Institute for Minamata Disease hanya mengkaji kontaminasi logam merkuri/metil merkuri.

"Padahal Teluk Buyat tidak hanya tercemar oleh merkuri saja. Dan batasan studi WHO tidak dapat dipakai untuk menarik kesimpulan keseluruhan tentang kondisi lingkungan. Apalagi untuk menetapkan tidak ada pencemaran di Teluk Buyat," ujar Raja.

Ia menegaskan, studi WHO berjudul "Mercury Pollution: Buyat & Totok Bay, North Sulawesi, Final Report" tidak dapat menjelaskan kondisi lingkungan hidup di Buyat karena parameter lingkungan yang diperiksa sangat terbatas. Keterbatasannya, kata Raja, terkait dengan jumlah, representasi geografi, dan parameter logam yang diukur.

"Dalam penelitian WHO hanya dianalisis logam Hg (merkuri) dan CN (sianida)," katanya. Padahal, menurut dia, As (arsen) yang merupakan logam pencemar utama di Teluk Buyat, tidak diukur pada air, ikan, sedimen, udara atau di jenis makanan lain.

Raja memaklumi karena fokus utama studi ini memang hanya untuk mengkaji kontaminasi logam merkuri/metil merkuri. "Sampel yang diambil WHO pun hanya mengambil rambut, bukan kulit, kuku dan darah," tuturnya.

Menurut dia, desain studi yang dilakukan WHO tidak akan bisa menjelaskan kondisi lingkungan keseluruhan Buyat. Karenanya, studi tersebut tidak dapat menjelaskan penyakit yang ada di Buyat.

RR. Ariyani - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Newmont Akan Ajukan Praperadilan
JATAM Tuduh Nabiel Pejabat Publik Tak Bermoral
Berkas Buyat Masih Diteliti Kejaksaan Sulawesi Utara
Rapat Internal Tim Teknis Kasus Buyat Berjalan Alot
Rapat Kasus Buyat Berlangsung Tertutup
Korban Buyat dan Newmont Tempuh Jalur Mediasi
Nabiel Makarim: Kasus Buyat, Tinggal Tunggu Analisis Terakhir
Kejaksaan: Berkas Buyat Belum Lengkap
Polisi Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Newmont
Himpunan Nelayan Sayangkan Munculnya Persepsi Salah Tentang Buyat
> selengkapnya...


Referensi

Laporan Tim Peer Review Soal Kasus Teluk Buyat
Laporan Hasil Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Teluk Buyat

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data