Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Berencana ke Luar Negeri Bulan Depan
Kamis, 21 Oktober 2004 | 20:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merencanakan perjalanan ke luar negeri pada bulan November mendatang, atau sebulan setelah pelantikannya.

Rencananya, Yudhoyono akan mengunjungi negara Laos untuk menghadiri ASEAN Summit (ASEM) dan menghadiri pertemuan tingkat tinggi Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Cili.

Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda menyatakan, Yudhoyono memang pernah mengatakan akan memfokuskan masa kerjanya selama 100 hari pertama sebagai presiden untuk menyelesaikan berbagai masalah-masalah di dalam negeri. Atau, tidak akan berkunjung ke luar negeri dalam 100 hari pertamanya. Hal itu diungkapkan Yudhoyono sebelum terpilih sebagai presiden.

“Tapi untuk dua summit, beliau sudah memutuskan untuk menghadirinya,” kata Hassan, usai mendampingi presiden menerima Perdana Menteri Timor Leste, Mari Alkatiri, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/10).

Kedua pertemuan itu adalah pertemuan tingkat tinggi Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Cili, pada 20-21 November mendatang, dan ASEAN Summit (ASEM) di Laos, pada 27-28 November. “Tadi (saat bertemu Alkatiri) juga beliau menyampaikan itu,” kata Hassan. Keputusan ini diambil karena kedua event itu dinilai sangat penting bagi Indonesia.

Tapi Hassan menggarisbawahi bahwa selain dua acara tersebut, Yudhoyono tidak akan melakukan kunjungan ke luar negeri. Dia juga menyatakan belum ada rencana apapun dalam waktu dekat ini untuk mengunjungi negara Australia.

“Belum. Juga belum ada kesempatan untuk mendiskusikannya,” katanya. Yudhoyono tetap memegang komitmennya bahwa sesudah masa 100 hari lewat, barulah menyusun prioritas-prioritas negara yang akan dikunjungi.

Padahal, kata Hassan, saat pemerintahan sebelumnya, Departemen Luar Negeri telah merekomendasikan agar segera mengunjungi negara tersebut. “Sangat merekomendasikan untuk mengunjungi tetangga kita, di sebelah selatan timur itu,” katanya.

Pertimbangannya, negara-negara di belahan utara, yang sangat jauh saja, sudah pernah dikunjungi. Sedangkan Australia yang merupakan negara tetangga, belum pernah dikunjungi Presiden Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“Padahal John Howard (Perdana Menteri Australia) sudah berulang kali berkunjung ke sini,” kata Hassan. Karena itu, Deplu tetap merekomendasikan kepada Yudhoyono agar mengunjungi Australia dalam lawatan pertamanya ke luar negeri. “Apalagi kalau melihat kehangatan dan inisiatifnya sendiri untuk datang ke pelantikan (Yudhoyono sebagai Presiden, kemarin), ini sangat kita hargai,” katanya.

Selain itu, Yudhoyono juga menerima undangan berkunjung ke Timor Leste, dalam pertemuannya dengan Alkatiri. “Sesuai undangan Alkatiri, beliau (Yudhoyono) menjanjikan kunjungan ke Timor Leste. Seraya menambahkan dalam tiga bulan pertama, beliau akan fokus dulu terhadap masalah dalam negeri,” katanya.

Yura Syahrul - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hamid Ingin Memfungsikan BPHN
Sri Mulyani: Menggerakkan Sektor Riil Tidak Harus Dengan Fiskal
Mendiknas Akan Berlakukan Kontrak Kerja ke Jajarannya
Menteri Pertanian Tolak Volvo
Mahasiswa ITB Tolak Posisi Tiga Menteri
Menhan Upayakan Pemulihan Kerjasama Militer dengan AS
Yusril Siap Dikonfrontir dengan Alex
Alwi Shihab Siap Mundur sebagai Ketua Partai
Menteri Mendapat Mobil Dinas Lama
Stabilitas Politik Indonesia Makin Kondusif
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data