Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menteri Kesehatan: Bersih, Disiplin dan Kerja Keras
Kamis, 21 Oktober 2004 | 15:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, menyatakan komitmennya membina Departemen Kesehatan menjadi bersih, disiplin dan bekerja keras. Fadilah menyatakan ini dalam acara serah terima jabatan Menteri Kesehatan, Kamis (21/10) di Ruang J. Leimena, Departemen Kesehatan.

Ia mengatakan, masih terkaget-kaget atas penunjukan dirinya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi anggota kabinet. Ditambah, kata dia, dirinya belum tidur sejak tadi malam. "Tapi saya optimis semua pihak di Departemen Kesehatan dan masukan-masukan dari Menteri sebelumnya akan membantu untuk mewujudkan komitmen yang telah dipesankan oleh SBY tadi malam," ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa SBY menyoroti Departemen Kesehatan sebagai institusi penting. "Presiden yang ini sedang semangat-semangatnya. Sampai meminta tiap menteri untuk menandatangani surat komitmen," katanya. SBY juga mengajak dirinya untuk sering turun ke Puskesmas. "Anda harus siap kerja keras," tuturnya menirukan ucapan SBY tadi malam.

Kekagetannya ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan, karena Fadilah merasa diterjunkan ke hutan belantara. "Karena latar belakang saya bukan dari manajemen, tapi sebagai ahli jantung," ucapnya.

Acara serah terima jabatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh mantan menteri Kesehatan yaitu, Suwardjono Surjaningrat, Sujudi, Farid Anfasal Moeloek, dan Achmad Sujudi. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan Grup Musik Bimbo dan Ebiet G Ade.

Siti Fadilah Supari lahir di Solo, 6 November 1949. Jabatan pekerjaan terakhir: Kepala Pusat Data, Penelitian dan Pengembangan Therapi Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Harapan Kita, sekaligus anggota Koordinator Penelitian Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI.

RR Aryani - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Tuntut Bupati Nias Ditahan
ITB Segera Adakan Pemilihan Rektor Baru
Menteri Perdagangan Diminta Tetapkan Pajak Permanen Ekspor
Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh: Saya Datang dengan Itikad Baik
Juwono Sudarsono: Sipil Kuat, Koter TNI Bisa Dihapus
Kabinet Indonesia Bersatu Yudhoyono-Kalla
Freddy Berjanji Benahi Departemen Kelautan
Bambang Sudibyo: Menunggu Kabinet Seperti Habis Buka Puasa
Widodo A.S Tidak Bersedia Menerima Wartawan
Tarik Ulur Intern Partai Demokrat, Tunda SBY Umumkan Kabinet
> selengkapnya...


Referensi

Penjelasan Menteri Kesehatan Tentang Praktek Kedokteran (Termasuk Malapraktek)
Baku Tuding Malapraktek
Trend CDR dan SR TB Paru (1997-2003)
UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003
Rabies di Indonesia 1998 - 2003
Cakupan Pengobatan Massal
> selengkapnya...

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data