Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kejaksaan Tidak Menolak Kehadiran Kejaksaan Non Karir
Kamis, 21 Oktober 2004 | 15:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kejaksaan Agung tidak menolak hadirnya Jaksa Agung baru non karir. Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung RJ Soehandoyo, sejarah Kejaksaan Agung sejak berdiri hingga sekarang, tidak pernah menentang kehadiran jaksa agung yang merintis kejaksaannya sejak lama.

"Pergantian Jaksa Agung baik karir maupun non karir tidak ada pergolakan, kami selalu solid," kata Soehandoyo kepada wartawan Jakarta, Kamis (21/10).

Soehandoyo mengharapkan siapapun jaksa agungnya, kejaksaan selalu menerima dengan baik dan berharap jaksa agung yang baru bisa mencintai korps kejaksaan.

Soehandoyo menjelaskan semua jaksa agung yang pernah memimpin kejaksaan baik karir mauun tidak memiliki prestasi masing-masing. Seperti ketika kejaksaan dipimpin oleh Ali Said, Ismail Saleh, atau Marzuki Darusman yang berlatar belakang politikus.

Soehandoyo mengatakan kehadiran Abdul Rahman Saleh sebagai Jaksa Agung baru yang berlatar belakang hakim agung mahkamah agung tidak dipertentangkan kejaksaan.

Menanggapi pernyataan jaksa agung lama, MA Rahman yang mengharapkan jaksa agung sebaiknya seorang jaksa karir, Suhandoyo mengatakan, hal itu wajar saja sebagai manusia. "Saya sebagai jaksa yang sudah 37 tahun juga punya cita-cita memimpin dipucuk tertinggi kejaksaan," kata dia, "Ini kembali kepada hak prerogratif presiden,".

Keputusan presiden itu, menurut dia, tidak bisa ditentang. Namun dia menegaskan seorang yang berani menjadi jaksa agung siap menanggung resikonya karena kejaksaan adalah lembaga penuntutan yang selalu menarik diberitakan.

Istiqomatul Hayati - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kwik Serahkan Jabatan Menteri Bapenas
Jaksa Agung akan Bentuk Satgas Anti KKN
Sertijab Meneg Pemberdayaan Perempuan Disaksikan Dubes Finlandia
Depag Laksanakan Serijab Besok
Foto Presiden dan Wapres Baru Belum Tersedia
Presiden: "Pro Kontra, Cambuk Bekerja Lebih Baik"
Presiden Lantik Kabinet
Maftuh Basuni Menteri Agama 2004-2009
Belum Ada Kepastian Kabinet, Indeks Sedikit Turun
Megawati Rencanakan Buka Puasa Bersama Warga PDI P
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
> selengkapnya...

Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data