|
Nasional
PM Malaysia : Kecewa Dengan Sikap Yang Menghubungkan Islam Dengan Terorisme.
Rabu, 20 Oktober 2004 | 19:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Malaysia Datuk Abdullah Ahmad Badawi dalam wawancara dengan Faisal Assegaf dan Hermien Y. Kleden dari Tempo menyatakan sangat kecewa, dan menentang sembarang sikap berbagai pihak yang menghubungkan Islam dengan terorisme. "Saya rasa itu satu pandangan yang salah,"katanya.
Menurut Badawi, orang Islam mesti berusaha untuk memperbaiki citra Islam. "Kita perlu membela nasib kita dengan cara mencapai kejayaan di berbagai bidang. Sehingga akan menjadikan kita umat yang dihormati. Itu yang penting untuk kita usahakan,".
Soal pusat Jamaah Islamiyah berpusat di Malaysia, Perdana Menteri Malaysia membantah. "Sebenarnya bom yang besar itu merupakan gagasan yang dikembangkan oleh pendakwah dari Indonesia. Yang ada di Malaysia,"kata Badawi.
Badawi juga membantah ketidaksungguhan pemerintahan Malaysia dalam mencari dan mengejar 'Profesor Bom' Dr. Azahari dan Noor Din Mohammad Top yang asal Malaysia. "Kami tidak tahu di mana dia dan sebenarnya di telah lari ke Indonesia. Mungkin kawan-kawan dan guru-gurunya di Indonesia yang berasal dari kumpulan yang sama. Kalau dia ada di Malaysia sudah lama kita tahan,"katanya.
Wawancara lebih lengkap dapat anda dapatkan di Koran Tempo, besok (21/10).
Faisal Assegaf
INDEKS BERITA LAINNYA :
|