Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Timor Leste Deportasi 9 TKW
Rabu, 20 Oktober 2004 | 14:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kantor Imigrasi Timor Leste mendeportasi sembilan tenaga kerja wanita asal Indonesia melalui perbatasan Mota'ain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dengan alasan menyalahgunakan ijin tinggal di negara itu. Sembilan WNI tersebut diduga beprofesi ganda di Timor Leste yakni sebagai pelayan hotel dan restoran serta pekerja seks komersial. Sebagai dampak deportasi, pihak Imigrasi Indonesia di perbatasan kedua negara memperketat mobilitas arus keluar masuk ke Timor Leste.

Kepastian pendeportasian tersebut disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Atambua Slamet Santoso saat dihubungi Rabu (20/10). ?Para TKW dipulangkan ke Indonesia karena menyalahi peraturan izin tinggal,? kata Slamet. Kesembilan TKW tersebut terjaring razia di berbagai hotel dan restoran karena menjalankan pekerjaan ganda selain sebagai pelayan hotel atau restoran juga menjadi pekerja seks komersial.

Keputusan untuk mendeportasi TKW asal Indonesia oleh Imigrasi Timor Leste merupakan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan menyebarnya penyakit HIV/AIDS di negara baru itu. Berkaitan dengan meningkatnya persentase penyebaran HIV/AIDS di wilayah perbatasan, Slamet menyarankan agar pemerintah kedua negara segera membangun pusat pelayanan medis dan pos pemantau di wilayah perbatasan Motaain.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Timur, Ignas
Conterius, yang dihubungi terpisah mengatakan, sedikitnya 1.000 TKW asal Indonesia yang bekerja di Timor Leste berprofesi ganda. ?Sesuai data dari pemerintah Timor Leste, sekitar 1.000 orang TKW asal Indonesia yang bekerja disana berpofesi ganda yakni sebagai penjual jasa dan pekerja seks komersial,? katanya.

Jem's de Fortuna ? Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Eks Milisi Timor Timur Masih Simpan Senjata
Ramos Horta Akui Pulau Batek Milik Indonesia
Deplu: Pengadilan Internasional Kasus Timtim Ganggu Hubungan Bilateral
Menlu Bantah Pembentukan Komisi Ahli Kasus Timor Timur
Timor Leste Tidak Setuju Desakan Pengadilan Internasional
Turun, Status Siaga di Timor Barat
Penyelundupan BBM ke Timor Leste Makin Marak
Xanana Bantah Wiranto Beri Janji
UNSECOORD Evaluasi Keamanan di Timor Barat
Mantan Gubernur Timor Timur Keberatan dengan Penolakan Kasasinya
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 25 Thn.2003 Tentang Pendataan Penduduk Bekas Propinsi Timor Timur
Keppres Pengadilan HAM Ad Hoc

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data