Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mahfud Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Fraksi PKB
Selasa, 19 Oktober 2004 | 21:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mohammad Mahfud MD mengundurkan diri sebagai Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di DPR. Mahfud menyatakan alasan pengunduran dirinya dikarenakan tidak cocok dengan politik praktis. ?Saya itu orangnya terus terang dan lugas, sementara politik itu harus banyak berkelit dan macam-macamlah," kata Mahfud, yang kini menjadi Wakil Ketua PKB, lewat sambungan telepon, Selasa(19/10).

Sebagai akademisi, lanjut Mahfud, apa yang logis menurut dirinya menjadi lucu ketika dibawa ke dalam dunia politik. Sebelum secara resmi mengundurkan diri, Mahfud telah mengutarakan keinginannya pada Sekjen PKB Muhaimin Iskandar. ?Pak, saya mau berhenti dari ketua fraksi,"ujar Mahfud pada Muhaimin, 11 Oktober lalu. Mahfud telah mengirim surat pengunduran dirinya Selasa(19/10) siang.

Selain kepada Muhaimin, Mahfud juga menyampaikan rencananya pada Abdurahman Wahid. Tadi malam, Mahfud bertemu Gus Dur di Ciganjur untuk meminta izin mundur dari Ketua Fraksi PKB. "Gus Dur hanya tertawa," ujar Mahfud.

"Kamu itu ndak potongan masuk parlemen, jadi kamu main di DPR tidak cocok. Di sana orang bersiasat sedang kamu lurus-lurus saja,? ujar Mahfud menirukan komentar Gus Dur tadi malam. Menurut penuturan Mahfud, Gus Dur sudah memproyeksikannya diplot menjadi hakim agung.

Namun, menurut Mahfud, sampai saat ini dirinya masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPR sampai ada keputusan dari pimpinan pusat PKB. Mahfud mengharapkan dalam waktu dekat keputusan pengunduran dirinya sudah diputuskan dalam rapat DPP PKB. "Saya berharap dalam dua, tiga hari DPP sudah menunjuk pengganti, paling lambat Jumat depan," katanya.

Mahfud menolak langkahnya itu terkait dengan penyusunan kabinet Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, warga PKB mengusulkan lima nama untuk dipilih SBY menjadi menteri dalam kabinetnya. Salah satunya adalah Moh Mahfud. Namun sampai saat ini, Mahfud mengaku belum dipanggil ke Cikeas.

Sutarto?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gus Dur Kecam Sikap Diskriminatif Jusuf Kalla
PKB Siapkan 5 Calon Pengisi Kabinet
PKB Dukung Pembentukan Lembaga Kepresidenan
'Pertarungan' Antarkelompok Berlanjut di MPR
Koalisi Kebangsaan Ajukan Soetjipto Sebagai Calon Ketua MPR
Gus Dur Ancam Keluar Dari PKB
Gus Dur Dimintai Menjadi Mediator Pembebasan Sandera
Untuk Jadi Ketua DPR, Arifin Panigoro Minta Dukungan Gus Dur
Tidak Taat soal Caleg, DPW PKB DIY Dibekukan
Gus Dur Adakan Pertemuan dengan Kyai-Kyai Khos NU
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data