Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

MPM Serukan SBY-JK Tetap Jaga Sinergi
Selasa, 19 Oktober 2004 | 13:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono diingatkan untuk tetap bersinergi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam menyusun kabinet. "SBY-JK harus tetap sejalan dalam mengelola dan menjalankan kebijakan yang akan diambil, terutama sekali dalam pembentukan kabinet," ujar Ismed Hasan Putro, Ketua Masyarakat Profesional Madani (MPM) kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/10).

Ismed yakin ada indikasi kuat Jusuf Kalla kecewa dengan nama-nama yang dicalonkan SBY untuk menjadi menteri, terutama dalam tim kabinetnya. "Saya dapat info tadi malam pukul 23.00 WIB, JK menemui SBY dikediamannya Cikeas Bogor dan menyatakan kekecewaannya," terang Ismed.

Kekecewaan JK tersebut, menurutnya, karena JK merasa nama-nama yang dicalonkan SBY dalam tim ekonomi tidak sesuai dengan usulan JK. Namun, Ismed mengaku tidak tahu secara pasti nama-nama yang dicalonkan JK tersebut. "Masalah itu yang paling tahu JK sendiri," ujarnya.

Ismed menilai hal itu terjadi karena, ada miskomunikasi antara SBY dan JK.

Untuk itu, kata Ismed, MPM menyerukan agar SBY-JK kembali berkoordinasi dan melakukan komunikasi yang baik dalam detik-detik terakhir penyusunan kabinet.

Ismed mengingatkan, agar jangan sampai JK yang bertugas mengkoordinasi masalah ekonomi kedepannya bekerjasama dengan orang-orang yang dianggap bersebrangan dengan Jusuf Kalla. "Kalau tidak, roda pemerintahan menjadi tidak efektif dan SBY-JK semakin rentan dengan 'ancaman' impeachment dari parlemen," tandasnya.

Selain itu, tambah Ismed, bila sinergi SBY-JK tidak dikelola dengan baik maka pasar akan merespon negatif.

Bagaimanapun juga, Ismed yakin, nama-nama kandidat menteri yang keluar saat ini belum final. SBY, menurutnya, masih melihat reaksi pasar terhadap nama yang dikeluarkan dan mencoba memilih yang lebih baik. "Saya yakin, SBY masih punya ketajaman nurani dan insting untuk mengelola kabinet dengan baik," tuturnya.

Rina Rachmawati,Erwin Daryanto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Seleksi Kabinet SBY Selesai Hari Ini
Presiden Larang Menteri Keluarkan Kebijakan Strategis Hingga 20 Oktober
Megawati Tidak akan Hadiri Pelantikan SBY
Yudhoyono Lanjutkan Seleksi Calon Menterinya
Dibalik Penolakan Megawati Menghadiri Pelantikan SBY
PBB Tetap akan Dukung Yudhoyono
Kehadiran Hamzah Tergantung Megawati
Dalam 100 Hari, Yudhoyono Harus Cabut Darurat Sipil di Aceh
PKB Siapkan 5 Calon Pengisi Kabinet
PBB Anggap Yudhoyono Langgar Komitmen
> selengkapnya...


Referensi

Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data