|
Ekonomi dan Bisnis
BEJ Belum Puas dengan Penjelasan Manajemen Ades
Senin, 18 Oktober 2004 | 20:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Otoritas PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih belum puas atas penjelasan yang diberikan manajemen Ades mengenai efek perbedaan angka produksi dengan penjualan. BEJ kembali akan memanggil manajemen Ades besok, Selasa (19/10), untuk memberi penjelasan tambahan yang sudah diberikan dalam keterbukaan informasi.
Direktur Pencatatatan BEJ, Harry Wiguna mengatakan manajemen Ades sudah memberikan penjelasan secara substansi hari ini, Senin (18/10). "Namun, masih ada satu lagi yang mau kita minta lagi dari dia besok," katanya di sela acara buka bersama di kantor Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), Jakarta, Senin (18/10) malam. "Pihak Ades belum menjelaskan dampak maksimum yang akan terjadi".
Dalam pernyataan tertulisnya kepada BEJ, manajemen Ades memberikan penjelasan atas dampak adanya perbedaan angka produksi dengan penjualan. Dampak perbedaan angka terhadap laba bersih untuk tahun 2001, 2002, 2003, dan tengah tahun 2004 adalah masing-masing Rp 1,8 miliar, Rp 4,1 miliar , 2,6 miliar dan Rp 0 lebih rendah dari laba bersih yang telah dilaporkan.
Selain itu, manajemen juga memberikan penjelasan dampaknya terhadap laba kotor, laba usaha, laba per saham, saldo laba ditahan serta ekuitasnya.
Direktur Utama Ades, Etienne Benet mengatakan angka estimasi ini bukan merupakan penyesuain yang dilakukan manajemen terhadap laporan keuangan historis yang telah dikeluarkan manajemen sebelumnya. Menurutnya, estimasi ini dibuat sesuai permintaan bursa dan tidak dapat dijadikan acuan menentukan penyesuaian laporan keuangan historis Ades. "Dengan demikian Ades tidak membuat representasi dan tidak bertanggung jawab apapun atas hal yang berkaitan dengan estimasi potensi dampak itu," kata Benet.
Harry mengatakan pernyataan ini masih sulit diterima oleh BEJ. Menurutnya BEJ akan menunggu penjelasan manajemen besok atas pernyataan ini. "Jadi disebutkan bahwa memang ada dampak atas laporan keuangan, tapi dia juga menyebutkan tidak bertanggung jawab," katanya. "Ini masih simpang siur'.
Saham Ades, lanjut Harry, rencananya akan diperdagangakan pada sesi pertama besok. Menurutnya Ades masih memerlukan penjelasan tambahan sehingga kemungkinan keputusan pencabutan perdagangan ini akan dilakukan pada Rabu (20/10). "Kalau masih belum puas, masih terus suspensi dan kami tetap menunggu penjelasan Ades," katanya.
Yandi MR ? Tempo/b>
INDEKS BERITA LAINNYA :
|