|
Nasional
Indonesia Menentang Sanksi Uni Eropa pada Myanmar
Jum'at, 15 Oktober 2004 | 21:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia menentang tindakan Uni Eropa untuk memberi sanksi pada Myanmar. Indonesia lebih sepakat menggunakan pendekatan dialog dan pedekatan yang mendorong Myanmar melakukan perubahan.
”Kalau Uni Eropa menekankan hal ini, jangan memaksa negara lain untuk melakukan hal serupa,” kata Marty Natalegawa, juru bicara Departemen Luar Negeri di kantornya, Jumat(15/10).
Menurut Marty, sanksi yang dikenakan Uni Eropa justru akan membuat Myanmar menutup diri dan tidak mau berubah. ”Dengan pendekatan yang berbeda, justru akan melengkapi,” kata dia.
Sanksi yang akan diterima Myanmar telah dibicarakan dalam forum di PBB dengan menggelar konsultasi informal dengan negara terkait.
Indonesia, lanjut Marty, menekankan pada forum ini untuk tidak menggunkan pendekatan yang sifatnya monolistik. ”Karena masing-masing pihak memiliki potensi dan kemampuan berbeda,” ujarnya.
Sutarto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|