Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PKB Dukung Pembentukan Lembaga Kepresidenan
Rabu, 13 Oktober 2004 | 18:46 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Mahfud MD, mendukung penuh rencana pembentukan lembaga kepresidenan. Lembaga kepresidenan, kata Mahfud, adalah untuk mengkoordinasikan antar-anggota para menteri di kabinet.

Lembaga kepresidenan sangat penting karena akan memberikan infomasi akurat tentang kinerja para menteri. "Pada zamannya Gus Dur, ide pembentukan lembaga kepresidenan juga sudah cukup matang. Saya diminta untuk menangani masalah ini, tetapi belum sempat terealisasi, Gus Dur sudah jatuh," kata Mahfud MD di Yogyakarta, Rabu (13/10).

Mahfud mengatakan, fungsi lembaga kepresidenan sangat berbeda dengan staf ahli. Lembaga kepresidenan sangat penting karena informasi yang sampai ke presiden akan lebih tersaring dengan baik dan dianalisis dengan baik. Ketika persoalan sampai ke tangan presiden, kata Mahfud, maka persoalannya sudah matang karena telah dibahas di tingkat lembaga kepresidenan.

"Lembaga kepresidenan mengelola secara umum semua persoalan. Sementara kalau hanya staf ahli, itu hanya sektoral karena hanya masalah-masalah tertentu. Di Indonesia tidak ada tim ahli kepresidenan, nanti yang ada adalah Badan Penasehat Presiden yang sifatnya memberikan policy makro. Sementara lembaga kepresidenan sifatnya lebih detail. Di Amerika Serikat juga demikian, ada Kepala Staf Gedung Putih yang fungsinya adalah lembaga kepresidenan," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, Fraksi Kebangkitan Bangsa di DPR RI sangat mendukung dengan gagasan pembentukan lembaga kepresidenan. Dengan adanya lembaga ini, maka presiden akan mendapatkan informasi yang akurat tentang kinerja para menterinya dan persoalan yang terjadi.

Seperti diberitakan, 11 tokoh dan kalangan dekat Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono kini sedang menggodok konsep lembaga kepresidenan. Lembaga itu nantinya akan memberikan pertimbangan-pertimbangan kepada presiden sebelum mengeluarkan kebijakan.

Syaiful Amin - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

'Pertarungan' Antarkelompok Berlanjut di MPR
Koalisi Kebangsaan Ajukan Soetjipto Sebagai Calon Ketua MPR
Gus Dur Ancam Keluar Dari PKB
Tidak Taat soal Caleg, DPW PKB DIY Dibekukan
Alwi: Pembagian Kekuasaan Belum Dibicarakan
Sikap Netral PKB Kecilkan Dukungan pada 2009
PKB: Daerah Tapal Kuda Aman
PKB Jatim Resmi Dukung SBY-Kalla
Muzadi Sambut Baik Netralitas PKB
Jusuf Kalla Janjikan Kabinet 30 Menteri
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal
Indonesian Gilas Kamboja
Pemerintah Tolak Audit Pembangkit PLN
Gratis BBM Setahun dari Chevrolet
Adu Mahir Observasi Bintang

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data