|
Nasional
Akbar Tandjung: Fahmi Harus Minta Maaf
Sabtu, 09 Oktober 2004 | 21:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan akan terus melakukan proses hukum terhadap Fahmi Idris dan kawan-kawan sebelum mereka menyatakan penyesalan dan bersalah karena membangkang dari partai. "Kalau mengaku tidak bersalah, ya biar saja hukum yang menyelesaikan," katanya usai mengikuti resepsi perkawinan anak Sekretaris Partai Golkar Budi Harsono di Puri Ardiya Garini Halim Perdana Kusuma Jakarta Sabtu (9/10).
Akbar mengatakan, kuasa hukum mereka telah menyiapkan eksepsi atas gugatan pemecatan Fahmi Idris dan Marzuki Darusman tersebut. Upaya hukum itu akan terus dilakukan apabila mereka enggan menyatakan rasa penyelesan dan bersalah. Rencananya sidang gugatan Fahmi Idris ini akan dilanjutkan Selasa pekan depan (9/10) di PN Jakarta Barat dengan mendengarkan eksepsi tergugat.
Upaya rekonsiliasi atau perdamaian antar dua kubu ini, menurut Akbar, akan sangat sulit dilakukan. "Damai kalau tidak mengaku salah ya susah," kata mantan ketua DPR ini. Ia mengatakan rekonsiliasi atau perdamaian bisa berjalan bila Fahmi Idris meminta maaf kepada partai tersebut dengan menyatakan diri bersalah.
Fahmi Idris dan Marzuki Darusman dipecat dari keanggotaan Partai Golkar dan ditarik keanggotaannya dari DPR karena terlibat dalam Forum Pembaharuan Partai Golkar. Forum itu menentang keputusan Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar mendukung pasangan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi pada pemilihan presiden yang lalu.
Edy Can - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|