|
Nasional
Front Tentara Islam Perancis Klaim Peledakan di KBRI Paris
Sabtu, 09 Oktober 2004 | 11:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kelompok yang menamakan diri Front Tentara Islam Perancis (French Armed Islamic Front) mengaku bertanggung jawab atas terjadinya ledakan bom sekitar pukul 05.00 setempat (11.00 WIB) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, kemarin. "Kejadian ini walaupun dikerjakan secara serampangan jelas merupakan ancaman terhadap Perancis," bunyi surat tersebut seperti yang dituturkan seorang pejabat kepada kantor berita Reuters, Sabtu (9/10).
Namun pengakuan melalui surat elektronik yang ditujukan ke kantor distrik tempat kedubes itu berada masih belum bisa diverifikasi keabsahannya. Sumber-sumber lain justru meragukan kebenaran surat tersebut yang sebagian besar pesannya ditulis dalam logat Perancis yang aneh.
Pesan yang dikirimkan itu juga mengajukan keberatan atas novel yang ditulis Michel Houellebecq karena dinilai merendahkan Islam. Mereka juga menuntut pembebasan dua narapidana yang dituduh melakukan serangan bom pada tahun 1990-an di Paris.
Reuters/Edy Can - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|