Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mabes TNI Masih Tunggu Persetujuan DPR
Jum'at, 08 Oktober 2004 | 23:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) masih menunggu pergantian Panglima TNI, karena proses pembahasan dari lembaga Kepresidenan ke Legislatif belum selesai. Menurut Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin, proses pergantian Panglima TNI harus memenuhi pasal 17 Undang-Undang nomor 3/2002 tentang Pertahanan Negara yang menjelaskan, Presiden mengangkat dan memberhentikan Panglima TNI berdasarkan persetujuan DPR.

"Jika proses itu sudah selesai dan menuju pada satu ketentuan yang berkekuatan hukum tetap, pergantian Panglima TNI sesuai dengan aturan," kata Sjafrie kepada Tempo lewat sambungan telepon, Jum'at (8/10) malam.

Karena proses di legislatif baru berjalan, kata Sjafrie, otentisitas pengangkatan pejabat Panglima TNI sementara belum ada. Mabes TNI juga belum mengetahui, sejauh mana proses antara lembaga Presiden dan DPR berlangsung. "Karena sampai saat sekarang pergantian Panglima TNI belum mempunyai kekuatan hukum, Panglima TNI tetap Jenderal Endriartono Sutarto," katanya.

Tapi jika proses pergantian sudah sesuai dengan aturan hukum, menurut Sjafrie, Mabes TNI wajib menghormati keputusan itu. Walaupun Undang-undang mengatakan, Panglima TNI dapat digantikan oleh salah seorang Kepala Staf Angkatan, kata Sjafrie, "Mabes TNI akan tetap menghormati keputusan, siapapun yang nantinya ditunjuk dan disetujui oleh DPR sebagai Panglima TNI. Asalkan mempunyai kekuatan hukum".

Yandhrie Arvian - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harun: Tidak Mungkin Pengangkatan Jenderal Dibatalkan
Panglima TNI Mengundurkan Diri
Keppres Pemberian Pangkat Kehormatan Bisa Dibatalkan Lewat MA
Di ASEAN, Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Rendah
Hendropriyono: Pemberian Tanda Kehormatan Hak Presiden
Presiden Lantik Hakim Ad Hoc Korupsi
Presiden Lantik Empat Duta Besar
Hari Sabarno Bantah Minta Kenaikan Pangkat
Hari Sabarno dan AM Hendropriyono Jadi Jenderal Penuh
Mahasiswa Surabaya Unjuk Rasa Sambut HUT TNI
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data