Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dua TKI yang Disandera akan Dikeluarkan dari Irak Hari Ini
Selasa, 05 Oktober 2004 | 15:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda mengatakan, Indonesia akan segera membawa dua tenaga kerja Indonesia (TKI) keluar dari Irak. Rencananya, dua warga Indonesia, Istiqomah binti Misnad dan Novitasari binti Sugito, yang kemarin dibebaskan oleh kelompok bersenjata Irak itu akan dibawa keluar dari Irak hari ini.

"Kedua warga kita dalam keadaan sehat. Indonesia sedang mengatur kemungkinan agar keduanya bisa diberangkatkan atau keluar dari Bagdad hari ini," kata Wirajuda usai mengikuti HUT TNI ke-59 di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (5/10). Wirajuda menegaskan, saat kedua TKI dibebaskan, kelompok bersenjata Irak tak mengajukan tuntutan apapun.

Pekan lalu, Kelompok bersenjata di Irak menyandera dua warga negara Indonesia. Kedua TKI itu baru dibebaskan kemarin. Setelah bebas, keduanya langsung diserahkan ke Kedutaan Besar Persatuan Emirat Arab di Baghdad, dan di bawah pengelolaan Bulan Sabit Merah.

Menurut Wirajuda, pihak Departemen Luar Negeri sudah melakukan kontak dengan dua TKI tersebut. "Sekitar tengah malam Konsulat Jenderal RI di Dubai sudah menghubungi kuasa usaha sementara Kedutaan Besar Persatuan Emirat Arab di Bagdad untuk bicara dengan kedua TKI," kata Wirajuda.

Wirajuda mengungkapkan kedua TKI mengaku itu disergap oleh kelompok bersenjata Irak saat melakukan perjalanan dari perbatasan Yordania menuju Baghdad. Kepergiaan dua TKI ke Baghdad itu untuk menemani majikan mereka, warga negara Yordania yang beristrikan orang Irak.

"Majikan mereka berhasil menyelamatkan diri dan kembali Yordania, hanya warga Indonesia yang dibawa," ucap Wirajuda. Penyergapan itu, menurut dia, terjadi karena faktor kebetulan. Dari pengakuan kedua TKI, mereka tidak punya sangkut paut dengan Abu Bakar Ba'asyir. Ba'asyir pun telah menolak secara resmi dikaitkan dengan kedua sandera itu.

Wirajuda berharap, kedua TKI itu dapat segera keluar dari Irak hari ini. Namun Wirajuda belum bisa memastikan apakah pemulangan kedua TKI itu melalui Yordania atau langsung ke Persatuan Emirat Arab. Pasalnya, pengaturan jadwal keluar dari Irak itu sendiri sukar untuk dipastikan.

Tapi, Wirajuda mengatakan, Indonesia tetap mengupayakan agar kedua TKI keluar dari Bagdad hari ini. "Dari situ akan dilakukan medical chek up untuk kemudian diatur kepulangannya ke Jakarta,"katanya.

Yandhrie Arvian - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Keluarga Sambut Gembira Pembebasan Istiqomah
Deplu Temukan Identitas Dua Sandera di Irak, Palsu
Baasyir Bantah Terlibat Penyanderaan WNI di Irak
Ngruki: Sebaiknya Ba'asyir Dibebaskan agar WNI yang Disandera Selamat
Deplu Konfirmasi Isu Pertukaran Tawanan di Irak dengan Baasyir
Gus Dur Dimintai Menjadi Mediator Pembebasan Sandera
Dua Warga Indonesia Diculik di Irak
Tawanan Indonesia di Irak Diinterogasi Dalam Bahasa Indonesia
Pemerintah Tidak Bisa Melarang Warganya ke Irak
Fahmi Kemungkinan Dipulangkan Melalui Turki
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data