|
Nasional
Koalisi Kebangsaan Ancam Walk Out dalam Sidang MPR
Selasa, 05 Oktober 2004 | 13:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perbedaan prinsip antara DPD dan DPR dalam pemilihan pimpinan MPR semakin memuncak. Anggota MPR yang tergabung dalam Koalisi Kebangsaan bahkan mengancam akan walk out dalam sidang jika DPD tetap memaksakan kehendak dengan formasi satu ketua MPR, dua wakil ketua dari unsur DPD, dan dua dari unsur DPR.
Koalisi Kebangsaan, seperti disampaikan Ketua Dewan Koalisi Akbar Tandjung berjanji akan membawa masalah ini ke Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Dia menilai sikap DPD melanggar konstitusi dan bagian dari bentuk memaksakan kehendak untuk mencapai keinginan sendiri. "Koalisi Kebangsaan tetap pada pendapat berdasarkan jalur konstitusi yakni pemilihan pimpinan MPR ditetapkan melalui satu ketua MPR dan tiga wakil ketua MPR," kata Akbar Tandjung dalam jumpa pers di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Selasa (5/10).
Seusai menyampaikan sikap resmi melalui fraksi-fraksi, kata Akbar, pihaknya akan walk out jika DPD tetap memaksakan kehendak dengan cara menempuh jalur voting. Masih menurut Akbar, sikap Koliasi ini sesuai dengan landasan konstitusi.
Ecep S. Yasa - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|