Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PPP Putuskan Non Aktif dari Koalisi Kebangsaan
Senin, 04 Oktober 2004 | 15:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memutuskan non aktif dari Koalisi Kebangsaan. PPP menilai kesepakatan Koalisi Kebangsaan untuk mendukung calon dari Partai Golkar menjadi Ketua DPR, tidak mencerminkan kesepakatan awal koalisi untuk memperjuangkan pasangan Megawati - Hasyim Muzadi.

Menurut Ketua Umum PPP, Hamzah Haz, partainya menghendaki Koalisi Kebangsaan tetap mendukung calon dari PDIP untuk posisi Ketua DPR.

"PPP belum resmi keluar dari Koalisi Kebangsaan, tapi sementara non aktif dulu," kata Hamzah kepada wartawan di Istana Wakil Presiden, Senin (4/10). PPP sendiri dalam perebutan pimpinan DPR dan MPR akan konsisten bergabung dalam kelompok koalisi bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, dan sebagainya.

Menanggapi pernyataan Akbar yang mengatakan tidak akan memberikan posisi apapun kepada PPP, Hamzah mengaku siap menanggung apapun konsekuensi dari keputusannya, mengajukan calon sendiri untuk posisi Ketua DPR. Termasuk apabila dikeluarkan dari Koalisi Kebangsaan. "Kita sudah non aktif, harus siap terima konsekuensinya," katanya.

Pada pencalonan Ketua DPR kemarin, koalisi yang dibangun PPP mencalonkan Ketua PPP Endin AJ Soefihara sebagai calon Ketua DPR. Pencalonan Endin juga didukung PKS, Partai Demokrat, PAN dan PKB. Namun akhirnya, calon dari Golkar, Agung Laksono, yang berhasil merebut posisi Ketua DPR dengan dukungan dari PDI Perjuangan, PKB dan Partai Bintang Reformasi.

Sapto Pradityo - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kader PDI Perjuangan Kumpulkan Tandatangan Dukungan buat Kwik
'Pertarungan' Antarkelompok Berlanjut di MPR
SBY Tegaskan Belum Putuskan Kabinet
SBY Raih Gelar Doktor
Ginandjar Minta 2 Kursi Wakil Ketua MPR Diisi DPD
Rizal Ramli : SBY Punya Visi Kerakyatan
Koalisi Kebangsaan Ajukan Soetjipto Sebagai Calon Ketua MPR
Gus Dur Ancam Keluar Dari PKB
Ketua PDIP Jateng Desak DPP Beri Sanksi Kwik Kian Gie
Yudhoyono Kembali Buka Rumahnya
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
"Ini Tanggung Jawab Akbar Tandjung"
"Saya Tidak Diberi Kesempatan Membela Diri"
“Koalisi Kebangsaan Jangan Tergoda Jabatan di Eksekutif”
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data