Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dua Paket Bersaing dalam Bursa Pemilihan Pimpinan DPR
Jum'at, 01 Oktober 2004 | 23:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Rapat Paripurna DPR akhirnya memilih dua paket calon untuk dipilih menjadi unsur pimpinan DPR RI periode 2004-2009. Kedua paket calon unsur pimpinan tersebut didukung oleh dua kubu, masing-masing koalisi kebangsaan dan koalisi keumatan yang berasal dari 10 fraksi di DPR.

Sejak awal suasana sidang paripurna terlihat seru dan alot. Semapt molor selama hampir 45 menit dari jadwal pk 19.00 yang ditentukan sidang paripurna akhirnya dibuka oleh pimpinan sidang sementara Agung Laksono dan Yacobus Mayong Padang. Sejak sidang dibuka, daftar peserta sidang yang hadir tercatat 327 orang anggota dari 547 secara keseluruhan.

Baru beberapa menit sidang dibuka pimpinan sidang terpaksa mengetok palu untuk menggelar lobi guna menentukan nama-nama yang bakal dicalonkan. Lobi yang tadinya dijadwalkan 10 menit kembali molor hingga 30 menit lamanya, lalu dilanjutkan dengan penyerahan nama-nama calon paket pimpinan DPR dari 10 fraksi.

Koalisi kebangsaan yang dimotori Fraksi Partai Golkar, PDI Perjuangan, PBR, PDS dan PKPB mengusulkan 4 nama calon unsur pimpinan. Keempat nama itu masing-masing Agung Laksono (calon Ketua/F-PGolkar), dan 3 wakil ketua yaitu Soetardjo Soeryogoeritno(Wakil Ketua/F-PDIP), Muhaimin Iskandar (FPKB) dan Zaenal Maarif (F-PBR).

Sedangkan koalisi keumatan yang dimotori PPP, usai menyatakan diri keluar dari koalisi kebangsaan, mencalonkan Endin J. Soefihara (F-PPP) untuk calon ketua dan 3 wakil ketua masing-masing EE Mangindan (F-PD), Ali Maskur Musa (F-PKB) dan A Farhan Hamid (F-PAN). Paket pasangan ini selain didukung FPPP juga resmi didukung FPKB, FPAN, FPD, FPKS dan Fraksi Pelopor Demokrasi

Berdasarkan hitung-hitungan suara jika kedua kubu solid mendukung paketnya masing-masing maka koalisi kebangsaan kembali akan dipermalukan dalam pemilihan pimpinan DPR ini. Sebab secara keseluruhan dari 574 suara koaliai kebangsaan hanya mengumpulkan 263 suara sedangkan koalisi keumatan bakal mengumpulkan 284 suara.

Ecep E. Yasa - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Golkar Sangsi PPP Menarik Diri
Gabungan Partai Pendukung SBY Sepakat Mencalonkan Wakil dari PPP
DPR dan DPD Baru Dilantik
Bupati Ponorogo Dilantik Menjadi Anggota DPR
Perebutan Kursi Ketua DPR Dimulai
DPR Setuju RUU Provinsi Aceh Leuser Antara Dibahas
PDIP Siapkan Calon Ketua DPR
Akbar Siapkan Empat Nama untuk Posisi Ketua DPR
DPR Menyetujui Restrukturisasi Merpati
Pembatalan RUU Batam Dinilai Kekang Hak DPR
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD

Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data