Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Dur Ancam Keluar Dari PKB
Jum'at, 01 Oktober 2004 | 20:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahman Wahid mengancam akan keluar dari semua fungsi di lingkungan Dewan Pimpinan Pusat PKB.

Hal ini disampaikan Gus Dur, Jumat (1/10), di kantor PB Nahdlatul Ulama, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Ancaman Gus Dur didasari perilaku dari Ketua Dewan Tanfidz DPP PKB Alwi Syihab, Mahfud MD, Wakil Ketua Umum PKB, dan sejumlah fungsionaris dalam mengambil keputusan pencalonan ketua fraksi PKB yang tidak demokratis.

Selain itu Gus Dur juga mengaku tidak diajak berkonsultasi untuk menentukan calon ketua fraksi PKB dan calon ketua DPR dari PKB.

“Keputusan sore itu mau diadakan voting karena tidak ada aklamasi, tapi karena votingnya disiapkan sebelumnya oleh Pak Alwi dan Pak Mahfud, dan terjadi kasak-kusuk di antara mereka, akhirnya Ali Masykur Musa dan Muhaimin Iskandar mengundurkan diri dari pencalonan ketua fraksi,” kata mantan presiden keempat ini.

Akhirnya lewat voting yang menurut Gus Dur penuh rekayasa, Mahfud MD maju menjadi calon ketua fraksi PKB.

Sebelumnya, Gus Dur mencalonkan Ali Masykur Musa sebagai ketua fraksi PKB dan Muhaimin Iskandar sebagai calon ketua DPR. Kedua orang ini dinilainya memiliki kemampuan di bidang legislatif. ”Mereka punya pengertian mendalam tentang pelaksanaan kerja di badan legislatif, kalau Mahfud itu kan ahli hukum, yang belum tentu tahu kerja legislatif,” ujarnya.

Menurut Gus Dur, dirinya tidak diajak membicarakan keputusan mencalonkan ketua fraksi PKB. Menurutnya, Alwi Syihab memandang dirinya tidak ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan dalam pencalonan ketua fraksi PKB. Namun, Gus Dur mengingatkan bahwa dirinya juga ikut berbicara ketika PKB mencalonkan Wiranto dan Salahuddin Wahid dalam pemilihan presiden putaran yang lalu.

Ancaman Gus Dur ini oleh beberapa orang DPP PKB dan DPW PKB diminta agar dibatalkan. Warga PKB ini berjanji akan menyelenggarakan semua fungsi PKB dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku di PKB.

Terhadap permintaan ini, Gus Dur akan melihat sampai rapat DPP PKB mendatang. ”Waktunya tidak tahu. Kalau mereka memaksakan diri, saya mundur. Kalau enggak, saya juga tidak,” ancamnya.

Setelah mundur dari PKB, Gus Dur berniat mendirikan Partai Demokrasi Bebas. Dalam pemilihan presiden yang lalu, kelurga Gus Dur mengambil sikap golput, termasuk salah satu putrinya Zannuba Arifah Chapsoh atau biasa dipanggil Yenny.

Sutarto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggota DPRD Divonis Empat Bulan
Keluarnya PPP dari Koalisi Kebangsaan Disambut Gembira
KPU Siap Rekap Hasil Pemilu 18 Provinsi
Partai Golkar Rebut Ketua DPRD Sumsel
Gabungan Partai Pendukung SBY Sepakat Mencalonkan Wakil dari PPP
DPR dan DPD Baru Dilantik
PPP Keluar dari Koalisi Kebangsaan
Agung-Panigoro Berebut Ketua DPR
Hamzah Ingin Ketua DPR Dari PDIP
PAN Akan Dukung PPP Untuk Kursi Ketua DPR
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Apa Kata Wiranto
Apa Kata Hamzah Haz
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data