Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Golkar Sangsi PPP Menarik Diri
Jum'at, 01 Oktober 2004 | 14:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Golkar masih menyangsikan keinginan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menarik diri dari Koalisi Kebangsaan dan bergabung dengan koalisi partai pendukung SBY- Kalla.

Menurut Ketua Partai Golkar Slamet Effendi Yusuf, dia belum mendengarkan secara resmi rencana PPP itu. "Nggak ada yang menarik diri. Tapi kalau betul PPP menarik diri, berarti, tentu saja kurang," kata Slamet Effendi Yusuf kepada wartawan usai pelantikan anggota DPR dan DPD di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (1/10).

Dikabarkan, PPP menarik diri dari Koalisi Kebangsaan dan bergabung dengan Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), yang selama ini mendukung pencalonan SBY - Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Masuknya PPP ini, membuahkan kesepakatan baru mendukung pencalonan wakil dari PPP sebagai Ketua DPR, bertarung dengan Agung Laksono dari Partai Gokar.

Menurut Slamet, kesepakatan Koalisi Kebangsaan selama ini, partai yang mendapatkan kursi paling banyak, berhak menjadi Ketua DPR. Sedangkan para wakil ketua, merupakan partai peraih kursi terbanyak kedua. Kesepakatan itu, kata dia, akan diikuti semua anggota. Demikian pula keyakinannya bahwa PDI Perjuangan tetap solid mendukung pencalonan Agung Laksono dari Partai Golkar sebagai Ketua DPR.

Istiqomatul Hayati - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gabungan Partai Pendukung SBY Sepakat Mencalonkan Wakil dari PPP
DPR dan DPD Baru Dilantik
PPP Keluar dari Koalisi Kebangsaan
PPP dan PAN Tolak Kredit Dari BPD Jatim.
Agung-Panigoro Berebut Ketua DPR
Bupati Ponorogo Dilantik Menjadi Anggota DPR
Hamzah Ingin Ketua DPR Dari PDIP
Dukung Pembersihan Partai, Kader PDIP Solo Ke Jakarta
PAN Akan Dukung PPP Untuk Kursi Ketua DPR
Pengacara Anton Lesiangi Laporkan Akbar Tanjung
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
"Ini Tanggung Jawab Akbar Tandjung"
"Saya Tidak Diberi Kesempatan Membela Diri"
“Koalisi Kebangsaan Jangan Tergoda Jabatan di Eksekutif”
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Demokrat
Partai Keadilan
Partai Golkar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Jalan Jakarta Pagi Lancar, Siang Rawan Kemacetan
Gedung Gerakan Pemuda Islam Kebakaran
Roger Federer, Davydenko dan Gonzalez Melenggang
DPRD DKI Dikritik
Jakarta Bakal Diguyur Hujan

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data