|
Nasional
Kapolri: Kunjungan Dubes AS Tak Singgung Buyat
Kamis, 30 September 2004 | 19:13 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Kepala Polisi Republik Indonesia Jendral Da'i Bachtiar membantah kunjungan Duta besar (Dubes) Amerika Ralp L. Boyce terkait kasus Buyat. Ia mengaku, Dubes hanya berpamitan dan melanjutkan pembicaraan sejumlah bantuan untuk kepolisian RI.
"Ada dua hal dalam kunjungan itu selain pamitan juga melanjutkan bantuan proyek. Dubes sendiri tidak menyinggung soal Buyat, saya nunggu kalau dia minta dijelaskan tapi tidak singgung ya saya tidak bicara," kata Kapolri di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/9).
Pihak Dubes, kata Kapolri, melanjutkan bantuan proyek untuk membangun kapasitas kemampuan Polri, seperti kemampuan dalam penyidikan dan penyidikan dalam bidang narkotika, korupsi, korupsi, perairan kepolisian. Proyek bantuan dari Amerika ini, kata Kapolri, akan tetap dilanjutkan dalam tahun-tahun mendatang.
Menurut Kapolri, dia mengaku sudah siap bila memang Dubes Boyce akan menanyakan persoalan kasus Teluk Buyat. Namun ternyata dalam kunjungan itu, Dubes Boyce sama sekali tidak menyinggung soal itu. Dubes Boyce, kata Kapolri, berpamitan pindah tugas ke Thailand dan memberikan kesan-kesannya.
"Dubes sendiri akan akan menuju ke Thailand dan memberikan kesan-kesannya selama di sini. Saya menunggu yang bersangkutan angkat bicara kasus Buyat akan saya jelaskan. Tapi sepanjang pertemuan hanya dua hal itu, kasus Buyat tidak angkat. Ya tidak angkat, saya diam saja," kata Kapolri.
Dikatakan Kapolri, proses hukum kasus Buyat sedang berjalan. Untuk saat ini polisi semakin mempercepat proses dan segera akan melimpahkan kasusnya ke jaksa penuntut umum. Menurutnya, pihaknya berkomunikasi dengan Kejaksana Tinggi Sulawesi Utara untuk segera diserahkan.
Kapolri menyatakan tidak tahu menahu materi pembicaraan Dubes dengan Presiden Megawati. Ia bersikukuh Dubes Boyce hanya mengangkat dua hal di atas. Ia mengaku mengikuti materi pembicaraan hanya dari media saja.
Dian Yuliastuti - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|