|
Nasional
Bibit Waluyo: Kosongnya Jabatan Pangkostrad Tidak Terkait Rivalitas Internal TNI
Rabu, 29 September 2004 | 23:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Panglima Kostrad Letjen Bibit Waluyo membantah kosongnya jabatan Pangkostrad terkait dengan adanya rivalitas internal di tubuh TNI. Ia menyatakan, proses penyerahan tugas dan tanggung jawab Pangkostrad yang dilakukan dirinya pada KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu sah dan benar. "Pengambil alihan oleh pimpinan yang lebih tinggi itu sah dan benar. Tidak ada masalah apa-apa di balik itu," kata Bibit saat dihubungi melalui telepon genggamnya di Magelang, Rabu (29/9).
Sebelumnya, seorang purnawirawan perwira tinggi yang mengetahui proses penggantian, pada Tempo menuturkan, kosongnya jabatan Pangkostrad itu berhubungan dengan rivalitas di tubuh TNI. Sumber itu mengatakan, Markas Besar TNI sengaja tidak memperpanjang masa dinas Bibit yang dianggap sebagai "tangan kanan Ryamizard".
Menanggapi hal itu, Bibit menjawab," Tidak ada (rivalitas) seperti itu." Bibit hanya mengatakan, dirinya tidak ingin berpolemik. Menurutnya, perpanjangan masa dinas itu urusan pimpinan dan 'kepentingan'. Karena merasa sebagai perwira yang tidak masuk dalam kriteria yang dapat diperpangjang masa dinasnya, sebagai prajurit, Bibit legowo pensiun. Ia menambahkan, perpanjangan masa dinas itu terkait dengan 'kepentingan' dan kebutuhan di tubuh TNI.
Bibit pun membantah kabar ia telah membuat pasukan yang tidak disetujui Panglima TNI sehingga masa dinasnya tidak diperpanjang. "Pasukan apa? Orang yang tidak benar (katakan) seperti itu," katanya. Ia menegaskan, semua pasukan yang dipimpimnya selama menjabat Pangkostrad adalah pasukan resmi.
Yandhrie Arvian - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|