Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Departemen Pertahanan Tantang Human Rights Watch
Selasa, 28 September 2004 | 20:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Departemen Pertahanan (Dephan), Mayor Jenderal Sudrajat, Selasa (28/9), menantang lembaga kemanusiaan internasional, Human Rights Watch, untuk memberikan bukti tentang adanya penyiksaan tahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) oleh aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Itukan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar. Jika memang ada bukti, Dephan akan menindak tegas pelakunya. Sampai saat ini, Dephan belum pernah menerima laporan adanya penyiksaan terhadap tahanan GAM. Pemerintah menetapkan etika prajurit selama melakukan pengawasan ditahanan. Saya minta Human Right Watch memberikan bukti konkrit adanya penyiksaan itu," katanya di Jakarta.

Sebelumnya, Human Rights Watch menuding TNI dan polisi melakukan penyiksaan terhadap para tersangka GAM selama dalam tahanan. Human Rights Watch mengatakan, ini setelah mewawancarai beberapa tahanan GAM. "Human Right Watch juga harus menyebutkan siapa-siapa tahanan GAM yang pernah diwawancarai serta waktu dan tempat dilakukan wawancara. Jika hanya sepihak, Dephan tidak bisa melakukan konfirmasi," kata Sudrajat.

Sudrajat membantah, TNI melakukan penyiksaan. Karena, TNI hanya bertugas membantu menangkap dan diserahkan ke polisi. Untuk itu, Sudrajat meragukan kebenaran laporan penyiksaan itu.

Sunariah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

TNI Sudah Mengidentifikasi Petinggi GAM
Puteh Sesalkan Sikap Panglima TNI
Ishak Daud Diisukan Tertembak
Abdullah Puteh Diminta Segera Lakukan Klarifikasi
Panglima TNI Merasa Kecolongan Jika Puteh Terlibat GAM
Mabes Polri Akan Memanggil Saksi-Saksi GAM
Presiden Perlu Minta Klarifikasi Kasus Puteh
TNI Selidiki Kaitan Puteh dan GAM
Hari Sabarno Menilai Pengakuan Tentara GAM Belum Kuat
TNI: Jubir GAM Tewas dalam Kontak Senjata di Aceh Tengah
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data