|
Nasional
LBH Kesehatan Tuding AS Intervensi Kasus Buyat
Senin, 27 September 2004 | 15:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan menuding Kedutaan Besar Amerika mengintervensi penyidikan Mabes Polri atas kasus pencemaran limbah di Teluk Buyat. Indikasinya, Amerika Serikat menakut-nakuti, penyidikan Mabes Polri akan membuat Indonesia sulit mendapatkan investor baru.
"Ini kan keliru, soal hukum dan investasi itu berbeda. Di Amerika sendiri, kalau ada upaya hukum terhadap investor, tidak melakukan intervensi seperti yang mereka lakukan," kata Ketua LBH Kesehatan, Iskandar Sitorus di Mabes Polri, Senin (27/9).
Penyidikan kasus Buyat ini telah menetapkan enam tersangka dari PT Newmont Minahasa Raya, termasuk Presiden Direkturnya Richard B. Ness.
Padahal, kata Iskandar, pada awal penyidikan pihak Kedubes AS mengatakan tidak akan mengintervensi. "Di awal, dia mengatakan kepada kami, kalau masalah ini ditempuh melalui hukum, mereka tidak akan intervensi. Kami harap, Kedubes AS harus komitmen," kata dia.
Sitorus menambahkan, pemerintah AS semestinya tidak takut atas penyidikan yang dilakukan Mabes Polri. "Kami menyesalkan upaya Kedubes AS yang menurut saya 'receh' (murahan). Terlampau kekanak-kanakan. Yang tidak mengerti hukum, mereka atau kami," tegasnya.
Pihaknya juga melihat, PT Newmont di Denver mengintervensi masyarakat Buyat dengan iming-iming tertentu, seperti relokasi. Tetapi dengan catatan, upaya hukum dihentikan.
PT Newmont juga meminta Mabes Polri mengecek kesehatan Presiden Direktur PT Newmont Minahasa Raya, Richard B. Ness, ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati. Seperti diketahui, pemeriksaan Richard B Ness dibantarkan pada Jumat (24/9) lalu karena keluhan sakit. "Jadi tidak ada alasan, Ness mengelak diperiksa hanya karena alasan medis," ujar Sitorus.
Direktur V Tindak Pidana Tertentu, Brigjen Pol Suharto, mengatakan penyidikan kasus Buyat yang kini sudah menahan lima manajer PT Newmont, berjalan terus. "Tidak ada intervensi (Amerika). (Penyidikan) jalan terus," kata dia saat dicegat wartawan sebelum rapat dengan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar. Rencananya, pukul 14.30 WIB, Kedubes Amerika, Ralph L Boyce akan datang ke Mabes Polri terkait kasus Buyat.
Martha Warta - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|