Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

IDB Bantu Indonesia US $ 10 Milliar
Senin, 27 September 2004 | 14:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Pembangunan Islam (International Development Bank) telah membantu pemerintah Indonesia sebesar US$ 10 milliar untuk bersaing di kancah perdagangan Internasional yang dimotori Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

"Bantuan portofolio kami, sekitar US$ 10 milliar ditambah sejumlah besar proyek, bantuan teknis dan transaksi keuangan," ujar Kepala Perwakilan Regional IDB di Asia Tenggara, Ahmed S. Hariri kepada para wartawan usai acara pembukaan pelatihan persiapan bagi negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) dalam menghadapi WTO di Hotel Borobudur, Senin (27/9).

Hariri menegaskan, IDB sangat aktif dalam membantu Indonesia. Ia berharap pemerintah baru nantinya dapat semakin mendorong pembangunan yang sedang berjalan. Serta meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Hariri menyadari sulitnya negara-negara Islam untuk bersaing dalam sistem perdagangan multilateral. "Tapi ini merupakan tantangan bagi negara-negara Islam untuk meningkatkan kualitas produk mereka sehingga dapat bersaing dengan negara-negara maju," kata Hariri. Dia mengharapkan 55 negara anggota OKI dapat menyadari hal ini.

Hariri mengungkapkan IDB memiliki komitmen untuk membantu negara-negara Islam dalam menghadapi tantangan tersebut. "Kami harus membantu kesulitan anggota dalam menghadapi WTO dan proses globalisasi," tegas dia.

Dia membantah sistem ekonomi Islam bertentangan dengan norma perdagangan internasional yang diterapkan WTO. "Islam adalah cara hidup yang meliputi semua aspek dengan asas pemahaman dan keadilan," tegas dia. Dia berharap, WTO bersedia membantu upaya negara-negara berkembang dalam meningkatkan daya saing mereka.

Faisal - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BI: Rp 135 Triliun Segera Mengalir ke Sektor Riil
Penguatan Rupiah Indikasi Stabilitas Makro Ekonomi
INDEF Minta Penjualan Saham Permata Dihentikan
Penjualan Bank Permata Tidak Terpengaruh Peristiwa Bom
Waktu Penjualan Saham BNI Kemungkinan Molor
14 Bank Siap Biayai Industri Tekstil
BI Tidak Jadi Minta Charge ke Pemerintah Rp 8,7 Triliun
Calon Investor Bank Permata Lakukan Uji Tuntas
Deviden Permata akan Diperhitungkan Dalam Harga Penjualan
Pemerintah Siap Jelaskan Soal Permata ke DPR
> selengkapnya...


Referensi

Latar Belakang Gugatan BDB
Kronologi Kondisi Keuangan PT. BDB Tahun 2002-2004
Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Status Pengutang BPPN
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data