|
Nasional
100 Hari Pertama SBY Lakukan K2A
Senin, 27 September 2004 | 13:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Calon Presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan dalam 100 hari pertama ia akan mengusung tema besar K2A yakni Konsolidasi, Konsiliasi, dan Aksi. "Mengawali babak baru saya ingin suasana yang baik, no diskriminasi, kesetiakawanan sosial yes," katanya dihadapan warga asal Jawa Timur dari berbagai profesi di kediamannya, Cikeas, Senin (27/9).
Dalam kesempatan tersebut, Yudhoyono juga membantah mengenai beredarnya pesan singkat (SMS) selama dua hari ini yang mengatakan ia telah memanggil calon-calon menteri ke Cikeas. "Sama sekali belum," ujarnya.
Setelah KPU mengumumkan secara resmi capres yang menang, maka, Yudhoyono akan mengawali dengan menyusun program agenda dan prioritas kerja. Selanjutnya, kata dia, akan mencari putra-putri terbaik bangsa menjadi calon menteri.
Mantan menko polkam kabinet gotong royong ini menjelaskan, setidaknya ada empat hal yang menjadi pertimbangan menjadi menteri. Pertama, memiliki komitmen untuk bekerja keras, integritas dan kepribadian yang baik, kemampuan yang baik, dan terakhir diterima oleh pasar. "Memang tidak ada yang selalu diterima secara bulat, selalu ada pro kontra," katanya.
Yudhoyono juga akan memberdayakan staf kepresidenan yang selama ini belum bekerja secara efektif. Ia juga akan memberdayakan Dewan Ekonomi Nasional dan Dewan Ketahanan Nasional. Karena, kedua lembaga tersebut sekarang mati suri. Padahal, bila kedua lembaga tersebut diberdayakan secara penuh dan efektif akan menghasilkan sesuatu yang baik. "Sehingga antara input dan output akan imbang rasionya," kata dia.
Poernomo G. Ridho - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|