|
Nasional
PAN Minta Jatah Wakil Ketua DPR
Minggu, 26 September 2004 | 14:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PAN meminta jatah satu wakil ketua DPR RI karena merupakan salah satu partai terbesar. “Mestinya yang minggir Partai Demokrat karena sudah di pemerintahan,“ kata Djoko Susilo, anggota fungsionaris PAN di sela-sela rapat Komisi A sidang akhir MPR 2004, Minggu (26/9).
Djoko mengatakan, wajar jika DPR dipimpin partai-partai oposisi karena untuk menyeimbangkan fungsi check and balance dan untuk menyehatkan proses demokrasi. “Ada partai yang memerintah dan ada partai oposisi, “katanya.
Sebab itu, tambahnya, PAN akan memperjuangkan satu kursi wakil ketua agar PAN ikut dalam barisan pemimpin DPR RI. “Kami berjuang untuk hak kami,“ katanya.
Ia mengatakan, posisi ketua DPR RI akan ditempati salah satu partai dari tiga partai anggota Koalisi Kebangsaan. “Entah Golkar, entah PDIP,“ katanya.
Ia belum memastikan apakah partai telah mengajukan calon atau belum. Tapi, katanya, jika Partai Demokrat mengajukan calon juga, maka pihaknya akan negosiasi dengan Golkar untuk memperkuat barisan di parlemen.
Selama ini PAN sudah mengadakan pembicaraan-pembicaraan dengan Partai Demokrat. “Tinggal direalisasikan, “katanya. Ia mengatakan, belum ada keputuasan final, tapi dengan pendekatan dan logika bahwa PAN bukan partai yang duduk di pemerintah. “Sehingga jatah pimpinan di DPR RI adalah jatah kami,“ katanya.
Mengenai siapa calon yang akan diajukan PAN untuk menjadi wakil ketua DPR RI, Djoko mengatakan, berdasarkan senioritas dan pengalaman maka Hatta Rajasa yang akan diajukan menduduki posisi tersebut. “Bahwa nanti Hatta Rajasa masuk kabinet itu masalah lain,“ katanya.
Badriah – Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|