Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Sophan Sophiaan Belum Targetkan Kembali ke PDIP
Minggu, 26 September 2004 | 12:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana pemutihan terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akan dilakukan Kwik Kian Gie, ternyata belum menggugah niat Sophan Sophiaan untuk kembali aktif ke PDIP. Hal itu disampaikan Sophan saat dihubungi Tempo, Minggu (26/9).

Hingga saat ini, Sophan juga masih belum menargetkan kapan akan kembali aktif di PDIP. “Saya lihat keadaan. Saat ini kerusakan PDIP sangat parah keadaannya. Jika PDIP mau berpolitik untuk bangsa, saya mau. Tapi kalau hanya mau ngobyek sana-sini buat apa kembali,“ ujarnya.

Parahnya PDIP, kata Sophan, tidak lain juga disebabkan oleh orang-orang dari PDIP sendiri yang sudah tidak memiliki moral yang baik. Selama ini, katanya, mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi.

“Pragmatisme mereka sangat tinggi, mereka hanya mementingkan kepentingan masing-masing, sudah tidak memikirkan kepentingan bangsa. Dalam keadaan informal dan formal mereka ngomong-nya berbeda. Informal begini, formal begini. Susah di PDIP saat ini,“ jelas Sophan.

Mengenai rencana pemutihan di PDIP yang akan dilakukan oleh Kwik Kian Gie, Sophan justru meminta kepada pihak-pihak yang terkait untuk melihat kembali track record dari Kwik. “Pemutihan, memang PDIP selama ini hitam? Kita lihat dulu track record yang akan melakukan pemutihan. Apakah benar-benar bersih,“ ujarnya.

Menurutnya, tidak tepat jika Pramono Anung, Sutjipto, dan Gunawan Wirosarjono yang dianggap bersalah terhadap hancurnya PDIP saat ini. Meskipun dirinya tidak membantah jika ketiga orang tersebut juga pernah melakukan kesalahan.

“Jangan menyalahkan tiga orang itu saja, mereka melakukan kebijakan juga atas persetujuan Mega. Yang paling bersalah adalah Mega juga pada seluruh kader yang telah memberikan hak prerogatif kepadanya,“ kata Sophan.

Suryani Ika Sari/Rina Rachmawati – Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PDIP Menangkan Kursi Ketua DPRD Jateng
Selama Masa Tenang Jadwal Megawati Padat
Spanduk Mega-Hasyim Dominasi Jakarta Timur
Kampanye Mega-Hasyim Melibatkan Pegawai Dinas Kesehatan
SBY-Kalla Kembali Unggul Dalam Jajak Pendapat
Presiden Resmikan Belasan Proyek di Sulteng
Megawati dan Sukmawati Kunjungi Rachmawati
Koalisi Kebangsaan Susun Struktur Organisasi
Koalisi Rakyat Jelata Tandingi Koalisi Kebangsaan
Megawati Temui Wiranto
> selengkapnya...


Referensi

Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Profil Pramono Anung Wibowo
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Megawati Sukarnoputri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data