|
Nasional
Sutjipto: Pemecatan Harus Melalui Kongres
Sabtu, 25 September 2004 | 21:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Konflik di tubuh PDI Perjuangan kian meruncing. Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Sutjipto, salah satu yang dituding penyebab kegagalan Megawati Soekarno Putri dalam pemilihan presiden, bereaksi keras atas usulan pemecatan terhadap dirinya.
Sutjipto mengatakan, pihak yang menginginkan dirinya mundur harus berbicara melalui mekanisme organisasi. "Menurut AD/ART, pemecatan itu boleh, mekanismenya lewat kongres," kata Sutjipto, Sabtu (25/9), saat ditemui usai Sidang Akhir Masa Jabatan MPR 1999-2004 sesi pertama di Gedung MPR/DPR.
"Kalau saya, dipercepat lebih baik, daripada nunggu April 2004," tandasnya. Yang dimaksudnya adalah Kongres PDI Perjuangan, yang resminya baru akan digelar April 2005.
Selain melalui kongres, pencopotan kader PDI Perjuangan dapat dilaksanakan dengan mengelar kongres luar biasa (KLB). Namun dia menambahkan, KLB bisa digelar jika ada permintaan dari dua pertiga cabang. Menurut Sutjipto, saat ini tidak satu pun cabang PDI Perjuangan yang mengusulkan KLB.
Menurut Sutjipto, pihak yang meminta dirinya mundur dari PDI Perjuangan tidak tahu cara berorganisasi. "Sebagai contoh adalah sikap pak Kwik Kian Gie. Dia kelasnya sudah tokoh atau pemimpin, tapi ketika ada masalah lebih seneng teriak-teriak di perempatan jalan daripada di dalam ruang sidang DPP," kata dia.
Sutarto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|