|
Nasional
Mega Tidak Hadir dalam Sidang Paripurna
Sabtu, 25 September 2004 | 13:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Megawati Sukarnoputri tidak menghadiri sidang Majelis akhir masa jabatan 1999-2004 yang diadakan hari, (25/9). Agenda sidang adalah mendengarkan tanggapan dan pendapat dari fraksi yang ada di MPR terhadap pidato presiden, ketua DPR, ketua BPK, ketua MA, ketua MK, dan hasil kerja Badan Pekerja Majelis.
Ketidakhadiran Megawati atas usul ketua MPR, Amien Rais. "Saya minta Bu Mega untuk tidak usah datang karena sifatnya hanya ke dalam," kata Amien di Ruang Sidang Nusantara I Gedung DPR/MPR Jakarta, Sabtu (25/9).
Seandainya Megawati hadir, lanjut Amien, hal ini tidak signifkan karena Megawati tidak terpilih kembali menjadi presiden RI. "Jadi wajar saja tidak ada yang istimewa, barangkali yang istimewa sidangnya bisa dipercepat," katanya.
Menurut Amien, agenda sidang kali ini yang berupa tanggapan dan pendapat fraksi akan lebih efektif bila Mega terpilih kembali. "Ini memang hanya lapoaran pertanggungjawaban pelaksanaan keputusan MPR dan GBHN, tapi tidak ada resiko apa-apa mecuali bu mega menjadi presiden. Tentu harus mendengar masukan dan koreksi ini," kata dia.
Saat fraksi TNI dan Polri menyampaikan pandangannya, mereka menyisipkan kata perpisahan. Sebab, Fraksi TNI dan Polri tidak ada lagi dalam susunan MPR mendatang.
Pada sesi pertama, 6 fraksi telah diberi kesempatan utnuk menyatakan pendapatnya. Keenam fraksi tersebut adalah Fraksi Bulan Bintang, Fraksi Reformasi, Fraksi TNI Polri, Fraksi Utusan Daerah, Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Perserikatan Daulat Umat. Sementara sesi kedua akan mendengarkan tanggapan dari Fraksi Golkar, Fraksi Persatuan Pembangunan dan Fraksi PDIP.
Sutarto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|