Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Fraksi PDIP Apresiasi Positif Pidato Megawati
Jum'at, 24 September 2004 | 20:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski baru akan dibahas resmi Jumat (24/9) malam, tanggapan Fraksi PDI Perjuangan atas laporan lembaga tinggi negara dalam Sidang Tahunan Majelis menunjukkan apresiasi positif. Khusus soal isu keamanan, Fraksi PDI Perjuangan hanya menyatakan, hal itu merupakan pekerjaan dan agenda bersama dan bukan hanya seorang presiden.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan MPR, Firman Jaya Daeli menyatakan, fraksinya menghormati dan menghargai betul apa yang telah dipersembahkan Megawati dan Hamzah Haz serta lembaga negara lainnya. "Terutama dalam rangka mengisi perubahan dan pergeseran sistem ketatanegaran," jelas Firman kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/9).

Menurut Firman, Fraksi PDI Perjuangan memandang, meletakkan dasar dan pondasi ketatanegaraan bukan pekerjaan mudah. Sebab hal itu merupakan konsekuensi dari amandemen UUD 1945. "Dan sudah diperankan bentuk secara optimal oleh presiden," katanya.

Fraksi PDI Perjuangan, masih menurut Firman, mengapresiasi semua itu bukan karena Megawati Ketua Umum PDI Perjuangan. Sebagai presiden, Megawati bersama kabinetnya dinilai Fraksi PDI Perjuangan berhasil melewati masa transisi dan bahkan merawat masa transisi tersebut.

Dengan begitu, sejumlah proses dan agenda politik lahir dalam kepemimpinan Megawati dengan baik dan lancar. Firman mencontohkan suksesnya pelaksanaan pemilu legislatif, pilpres putaran I dan II yang berlangsung secara jurdil dan tidak berdarah-darah.

Khusus tentang catatan kritis soal kemanaan dan kebijakan popuilis, dijelaskan Firman hal itu menjadi pertimbangan serius dalam memberikan pendapat. "Namun materi isu kemanan nasional, regional dan lokal harusnya menjadi isu bersama dan tidak hanya di pundak presiden," tambahnya.

Agenda rapat internal 11 fraksi digelar sejak pukul 09.00 hingga pukul 22.00. Tanggapan setiap fraksi akan dibacakan dalam sidang paripurna, yang agendanya akan digelar Sabtu (25/9) besok. Hingga Jumat siang, tiga fraksi dipastikan sudah merampungkan pembahasan soal ini, antara lain Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), Fraksi Utusan Daerah (FUD) dan Fraksi Utusan Golongan (FUG).

Disela-sela persidangan Wakil Ketua MPR dari PDI Perjuangan Sutjipto menyatakan, pembahasan tanggapan atas laporan lembaga tinggi negara tengah digodok tim perumus fraksinya. Rumusan setiap fraksi diharapkan bisa kelar Jumat malam sehingga Sabtu pagi sudah bisa dibacakan setiap fraksi.

Ecep S. Yasa - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembentukan Kode Etik Anggota MPR Dinilai Sangat Perlu
PDIP dan Golkar Setuju Sidang Tahunan Dipercepat
Ketua FKB: Megawati Lemah dalam Penegakan Hukum
Pemerintahan Megawati Dinilai Berhasil
Presiden: Subsidi BBM dan Listrik Harus Diturunkan
Presiden Sampaikan Keberhasilan Pemerintahannya


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data